Prabowo kejar ekonomi tumbuh 6,5% dengan defisit lebih rendah

  Presiden Prabowo Subianto menetapkan target defisit fiskal Indonesia tahun 2027 di kisaran 1,8% hingga 2,4% terhadap produk domestik bruto (PDB), seiring ambisinya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 6,5%. Dalam pidato kenegaraan di parlemen pada Rabu (20/5/2026), Prabowo menegaskan pengelolaan sumber daya alam harus memberikan manfaat langsung bagi seluruh rakyat Indonesia. “Saya yakin setiap patriot akan mendukung ini bumi, air, dan semua sumber daya di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo, seperti dikutip Channelnewsasia. Target defisit tersebut jauh lebih rendah dibanding proyeksi Kementerian Keuangan untuk 2026 sebesar 2,9% terhadap PDB yang telah memperhitungkan dampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi global. Selain itu, pemerintah menargetkan inflasi 2027 berada di rentang 1,5%-3,5%, dengan pertumbuhan ekonomi dipatok antara 5,8% hingga 6,5%. Pernyataan Prabowo mengenai pengelolaan sumber daya alam muncul...

IHSG Dibuka Naik ke 7.913, MAPA, MAPI dan TLKM Top Gainers di LQ45, Kamis (14/8)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli di hari kelima pada perdagangan hari ini, Kamis (14/8/2025).

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG naik 20,81 poin atau 0,26% ke level 7.913,72 pada pukul 09.02 WIB. Ini merupakan kenaikan IHSG selama lima hari berturut-turut.

Kenaikan IHSG ditopang semua indeks sektoral di BEI. Sektor yang naik paling tinggi antara lain transportasi 0,55%, energi 0,50%, infrastruktur 0,58%, teknologi 0,46%, barang Konsumer non primer 0,42%, barang baku 40%, propertI dan real estate  serta barang Konsumer primer, keduanya naik 0,31%.

Volume perdagangan saham di BEI pagi ini mencapai 2,76 miliar dengan nilai transaksi Rp 1,24 triliun. Ada 281 saham naik menopang IHSG, sementara 127 saham lainnya turun dan 191 saham stagnan.

Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) 2,21% ke Rp 695 per saham
2. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) 2,00% ke Rp 1.275 per saham
3. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) 1,79% ke Rp 3.420 per saham

Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Alamtri Minerals Tbk (ADMR) 1,42% ke Rp 1.040 per saham
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 1,12% ke Rp 8.825 per saham
3. PT Astra International Tbk (ASII) 0,97% ke Rp 5.125 per saham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)