Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Intip Rekomendasi Saham BBNI, INCO, PNLF, WIRG untuk Perdagangan Hari Ini (29/8)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,2% atau bertambah 15,91 poin ke level 7.952.08 pada penutupan perdagangan Kamis (28/8) lalu.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya masih disertai dengan munculnya volume pembelian. Pergerakan IHSG pun masih cenderung konsolidasi dan kembali tertahan area resistancenya. 

Ia memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (3) pada label hitam.

"Support IHSG di level 7.848 dan 7.680, serta resistance 8.008 dan 8.103," kata Herditya dalam risetnya, Jumat (29/8/2025).

Simak ulasan lengkap rekomendasi saham pilihan untuk hari ini,

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI

BBNI menguat 0,22% ke Rp 4.460 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun pergerakannya masih mampu berada di atas MA200. Herditya memperkirakan, posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c).

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 4.310-Rp 4.430
  • Target harga: Rp 4.530, Rp 4.650
  • Stoploss: Di bawah Rp 4.230

2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

INCO terkoreksi 1,04% ke Rp 3.800 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu berada di atas Rp 3.610 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO sedang berada di awal wave v dari wave (c).

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 3.720-Rp 3.790
  • Target harga: Rp 4.030, Rp 4.250
  • Stoploss: Di bawah Rp 3.610

3. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

PNLF menguat 1,50% ke Rp 270 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih berada di atas MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi PNLF saat ini sedang berada pada awal wave (v) dari wave [i].

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 266-Rp 270
  • Target harga: Rp 282, Rp 290
  • Stoploss: Di bawah Rp 264

4. PT Wir Asia Tbk (WIRG)

WIRG ditutup flat ke Rp 197 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 188 sebagai stoplossnya, maka posisi WIRG sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) pada label hitam.

  • Rekomendasi: Speculative buy Rp 192-Rp 196
  • Target harga: Rp 222, Rp 252
  • Stoploss: Di bawah Rp 188

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025