Dulu 9 Kini 27 Klasifikasi Investor Saham Di BEI, Pengawasan Pasar Modal Diperketat

  Setelah pertemuan perdana dengan penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self Regulatory Organization (SRO) bertindak cepat membenahi pasar modal Indonesia . Salah satunya dengan memperluas klasifikasi investor dari 9 menjadi 27 sub-tipe demi memenuhi standar transparansi MSCI. Dilansir dari Kompas.com, Otoritas pasar modal Indonesia menyepakati perombakan standar keterbukaan data pemegang saham emiten dengan merinci klasifikasi investor secara jauh lebih detail. Jika sebelumnya kepemilikan saham hanya dikelompokkan ke dalam sembilan tipe investor utama, kini OJK bersama SRO memetakan pemegang saham ke dalam 27 kelompok atau sub-tipe investor. Kebijakan baru tersebut disepakati dalam pertemuan antara otoritas pasar modal Tanah Air dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) selaku pengelola indeks global, yang digelar pada Senin (2/2/2026). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Der...

Intip Rekomendasi Saham BBNI, INCO, PNLF, WIRG untuk Perdagangan Hari Ini (29/8)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,2% atau bertambah 15,91 poin ke level 7.952.08 pada penutupan perdagangan Kamis (28/8) lalu.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan penguatan IHSG pada perdagangan sebelumnya masih disertai dengan munculnya volume pembelian. Pergerakan IHSG pun masih cenderung konsolidasi dan kembali tertahan area resistancenya. 

Ia memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1 dari wave (3) pada label hitam.

"Support IHSG di level 7.848 dan 7.680, serta resistance 8.008 dan 8.103," kata Herditya dalam risetnya, Jumat (29/8/2025).

Simak ulasan lengkap rekomendasi saham pilihan untuk hari ini,

1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI

BBNI menguat 0,22% ke Rp 4.460 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun pergerakannya masih mampu berada di atas MA200. Herditya memperkirakan, posisi BBNI sedang berada pada bagian dari wave iv dari wave (c).

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 4.310-Rp 4.430
  • Target harga: Rp 4.530, Rp 4.650
  • Stoploss: Di bawah Rp 4.230

2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

INCO terkoreksi 1,04% ke Rp 3.800 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun masih mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu berada di atas Rp 3.610 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO sedang berada di awal wave v dari wave (c).

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 3.720-Rp 3.790
  • Target harga: Rp 4.030, Rp 4.250
  • Stoploss: Di bawah Rp 3.610

3. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

PNLF menguat 1,50% ke Rp 270 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih berada di atas MA60. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi PNLF saat ini sedang berada pada awal wave (v) dari wave [i].

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 266-Rp 270
  • Target harga: Rp 282, Rp 290
  • Stoploss: Di bawah Rp 264

4. PT Wir Asia Tbk (WIRG)

WIRG ditutup flat ke Rp 197 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas 188 sebagai stoplossnya, maka posisi WIRG sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) pada label hitam.

  • Rekomendasi: Speculative buy Rp 192-Rp 196
  • Target harga: Rp 222, Rp 252
  • Stoploss: Di bawah Rp 188

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025