Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Rupiah di Pasar Spot Pagi Ini Menguat ke Level Rp 16.261 per Dolar AS, Rabu (13/8)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini setelah kemarin ditutup melemah.

Mengutip data Bloomberg, di pasar spot Rupiah menguat ke level Rp 16.261 per dolar AS, Rabu (13/8/2025). 

Rupiah menguat 0,18% dibandingkan harga penutupan di level Rp 16.290 per dolar AS pada perdagangan kemarin, Selasa (12/8).

Sebelumnya seperti ditulis KONTAN, Pengamat Mata Uang & Komoditas PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan dolar AS terjadi setelah AS dan China  memperpanjang gencatan senjata tarif selama 90 hari. 

"Kesepakatan ini mempertahankan tarif yang berlaku dan memberi waktu negosiasi lebih lanjut," ungkap Ibrahim, Selasa (12/8).

Selain itu, pasar mencermati rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat mendatang.

Adapun pada Rabu (13/8), perhatian pasar tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Selasa malam.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai, penjualan ritel Indonesia yang lebih rendah dari perkiraan menahan rupiah. Lukman dan Ibrahim kompak memperkirakan rupiah di Rp 16.200–Rp 16.350.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025