Rekomendasi Saham 6 Juli 2026: BMRI, TINS, BRMS, BFIN, BRIS hingga MDKA

  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Senin, (6/7/2026) meski ruang kenaikannya diperkirakan lebih terbatas setelah melonjak 2,28% ke level 5.875 pada penutupan Jumat, 3 Juli 2026. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya? Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana, menuturkan penguatan tersebut didorong kombinasi sentimen global dan domestik yang membaik. "Untuk perdagangan Senin, 6 Juli 2026, IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 5.840-5.950 dengan level 5.900 menjadi area psikologis yang akan diuji," kata Hendra dalam keterangannya, Senin, 6 Juli 2026. Selama indeks mampu bertahan di atas area support 5.830-5.850, peluang melanjutkan penguatan masih terbuka, didukung ekspektasi suku bunga global yang lebih akomodatif, stabilnya harga minyak dunia, penguatan mata uang regional, serta optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Asia. "Namun setelah reli tajam pada Jumat, tidak tertutup kemungkinan terja...

Rupiah di Pasar Spot Pagi Ini Menguat ke Level Rp 16.261 per Dolar AS, Rabu (13/8)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini setelah kemarin ditutup melemah.

Mengutip data Bloomberg, di pasar spot Rupiah menguat ke level Rp 16.261 per dolar AS, Rabu (13/8/2025). 

Rupiah menguat 0,18% dibandingkan harga penutupan di level Rp 16.290 per dolar AS pada perdagangan kemarin, Selasa (12/8).

Sebelumnya seperti ditulis KONTAN, Pengamat Mata Uang & Komoditas PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan dolar AS terjadi setelah AS dan China  memperpanjang gencatan senjata tarif selama 90 hari. 

"Kesepakatan ini mempertahankan tarif yang berlaku dan memberi waktu negosiasi lebih lanjut," ungkap Ibrahim, Selasa (12/8).

Selain itu, pasar mencermati rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska pada Jumat mendatang.

Adapun pada Rabu (13/8), perhatian pasar tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada Selasa malam.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong menilai, penjualan ritel Indonesia yang lebih rendah dari perkiraan menahan rupiah. Lukman dan Ibrahim kompak memperkirakan rupiah di Rp 16.200–Rp 16.350.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)