Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rupiah Spot Pagi Ini Menguat 0,07% ke Rp 16.415 per Dolar AS, Selasa (20/5)

 

Nilai tukar rupiah di Pasar Spot pagi ini tercatat menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data Bloomberg, Selasa (20/5), rupiah berada di level 16.415 per dolar AS. Nilai tukar rupiah tersebut menguat 0,12% atau 19 poin dibandingkan harga penutupan kemarin yang di level Rp 16.434 per dolar AS.

Kemarin nilai tukar rupiah menguat tipis 0,07% dari perdagangan sebelumnya ke level Rp 16.433. Sebaliknya, data Jisdor Bank Indonesia (BI) menunjukkan, rupiah melemah 0,19% dari perdagangan sebelumnya ke level Rp 16.455.

Kemarin seperti ditulis KONTAN, Ekonom Bank Danamon, Hosianna Evalita Situmorang mengatakan, pelemahan global pada dolar AS pasca penurunan sovereign credit rating AS menahan pelemahan rupiah. 

"Pada perdagangan Selasa (20/5), pelaku pasar bakal mencermati dampak proyeksi inflasi AS," ujarnya, kemarin (19/5).

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi menyebut pasar merespons positif tentang kontribusi hilirisasi terhadap capaian investasi Indonesia.

Menurut Ibrahim, rupiah akan bergerak fluktuatif di rentang Rp 16.370–Rp 16.440 per dolar AS dengan kecenderungan menguat pada Selasa (19/5). 

Dengan asumsi tekanan dolar AS tetap moderat dan aliran portofolio tetap terjaga, Hosianna memperkirakan, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 16.400–Rp 16.480 per dolar AS.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)