Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Sebagian Bursa Asia Masih Libur, ASX 200 Bergerak Tipis di Pagi Ini (6/5)

 

Sebagian Bursa Asia masih ditutup pada perdagangan hari ini. Selasa (6/5),pukul 08.22 WIB, indeks Hang Seng dibuka menguat 0,32% ke 22.576,56.

Sedangkan, indeks Taiex turun 0,6% ke 20.409,64 dan indeks ASX 200 melemah tipis 0,01% ke 8.156,6.

Sementara itu, FTSE Straits Times terlihat menguat tipis 0,04% ke 3.854,72 dan FTSE Malay naik 0,11% ke 1.541,2.

Saham Australia dibuka bergerak tipis pada hari ini karena investor menilai perkembangan perdagangan antara Amerika Serikat(AS) dan negara-negara di kawasan Asia-Pasifik, dengan fokus juga pada mata uang Asia yang telah menguat karena penurunan dolar AS.

India dilaporkan telah mengusulkan tarif nol untuk baja, komponen mobil, dan farmasi secara timbal balik dan hingga jumlah impor tertentu.

Di sisi lain, Malaysia mengatakan pada hari Senin bahwa Washington telah menyetujui pembicaraan lebih lanjut dan mungkin ada pemotongan tarif.

Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan bahwa AS "sangat dekat dengan beberapa kesepakatan," menggemakan komentar dari Presiden AS Donald Trump sehari sebelumnya bahwa mungkin ada beberapa kesepakatan paling cepat minggu ini.

Saham di bursa China akan melanjutkan perdagangan setelah libur Hari Buruh di tengah tanda-tanda Washington dan Beijing mengambil pendekatan yang lebih damai untuk menyelesaikan sengketa perdagangan setelah menggunakan tarif balasan.

Pembacaan bulan April untuk Indeks Manajer Pembelian Jasa Caixin — yang mengukur kesehatan sektor nonmanufaktur China, diharapkan akan dirilis hari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025