Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bitcoin Ngebut ke US$105.000, Altcoin Ikutan Panas! Ini Prediksi Harganya

 

Reli Bitcoin akhir pekan yang menembus level US$105.000 memicu harapan pelaku pasar terhadap rekor harga baru pekan ini. Kini, investor mulai melirik altcoin yang berpotensi mengikuti tren kenaikan tersebut.

Setelah bergerak dalam rentang sempit, reli Bitcoin di atas US$105.500 pada 18 Mei membuka peluang breakout ke atas.

Melansir laman Cointelegraph Senin (19/5), trader populer Alan memperkirakan harga bisa melonjak hingga US$116.000 awal pekan depan.

Suara optimistis lainnya datang dari CIO Bitwise Matt Hougan yang mengatakan bahwa lonjakan permintaan institusional dapat menyebabkan kelangkaan pasokan, mendorong harga Bitcoin hingga US$200.000 pada akhir 2025.

Hougan juga menilai kelelahan penjual kemungkinan terjadi di kisaran US$100.000.

Meskipun Bitcoin masih mendominasi, beberapa analis mulai mengalihkan fokus ke altcoin karena potensi datangnya musim altcoin.

Analis kripto Javon Marks menyebut bahwa altcoin tidak termasuk Ether berpeluang mencetak reli terkuat sejak 2017.

Prediksi Harga Bitcoin (BTC)

Bitcoin masih tertahan di rentang sempit, namun tekanan beli terus menguat di atas resistensi US$105.820.

Pergerakan rata-rata yang mengarah ke atas serta RSI yang berada di zona overbought menunjukkan dominasi pembeli.

Jika BTC menembus dan bertahan di atas US$105.820, harga berpotensi menguji kembali level US$109.588. Jika tembus, target selanjutnya berada di US$130.000.

Sebaliknya, penurunan tajam di bawah US$100.000 dapat memicu aksi ambil untung dari investor jangka pendek, membawa harga turun ke MA 50 hari di sekitar US$91.447.

Prediksi Harga Ether (ETH)

ETH sempat turun di bawah level breakout US$2.550, namun tekanan jual masih lemah. Jika mampu menutup di atas US$2.550, target berikutnya berada di US$2.739 dan selanjutnya US$3.000.

Namun, jika harga jatuh di bawah US$2.400, koreksi bisa berlanjut ke EMA 20 hari di US$2.275 atau bahkan US$2.111 jika tekanan jual meningkat.

Prediksi Harga Hyperliquid (HYPE)

HYPE menghadapi resistensi kuat di US$28,50, tetapi pembeli tampak tidak menyerah.

Indikator RSI yang tinggi dan MA yang mengarah ke atas menandakan potensi kenaikan lanjutan ke US$35,73 jika level tersebut ditembus.

Jika gagal, harga bisa mundur ke EMA 20 hari di US$23,52. Support kuat berada di kisaran US$23.

Prediksi Harga Monero (XMR)

XMR melonjak tajam dari US$262 ke US$353 pada 4–12 Mei. Koreksi ringan yang terjadi menandakan bull masih bertahan. Jika tembus US$353, target berikutnya adalah US$391 dan kemudian US$422.

Jika gagal bertahan di atas US$331, harga bisa mundur ke EMA 20 hari di US$308. Koreksi lanjutan berpotensi membawa harga ke US$300.

Prediksi Harga Aave (AAVE)

AAVE masih tertahan di resistensi US$240. Namun, harga tidak turun ke EMA 20 hari (US$206), menunjukkan minat beli yang kuat saat harga melemah.

Jika tembus US$240, potensi kenaikan berlanjut ke US$280 hingga US$300.

Skenario sebaliknya, jika harga jatuh di bawah US$217, koreksi dapat berlanjut ke support penting di US$196.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)