Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Tembus ke Level 7.000, IHSG Ditopang Saham Bank Jumbo

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 7.058,94 pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini (15/5). Posisi itu membuat IHSG naik 1,13% dari posisi penutupan perdagangan kemarin (14/5) di level 6.979,88.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 7.003,15 pada perdagangan hari ini. Setelah itu, IHSG menguat 0,81% ke 7.060,27 pada pukul 10.00 WIB, dan terus berlanjut naik 0,95% ke 7.069,78 pada pukul 11.00 WIB.

Di awal sesi perdagangan, IHSG tercatat bergerak di kisaran level terendah 7.002,37 hingga level tertinggi 7.076,74.

Pada sesi pertama ini, total volume transaksi bursa mencapai 17,07 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,05 triliun. Sebanyak 330 saham naik harga, 247 turun harga dan 229 flat.

Pada awal perdagangan hari ini, sejumlah saham dengan nilai transaksi besar langsung melesat. Saham-saham bank berkapitalisasi besar pun terlihat kompak menguat sejak pembukaan pasar.

Melansir data Stockbit, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) cetak nilai transaksi terbesar mencapai Rp 1,29 triliun di sesi pertama hari ini. Diikuti, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 877,5 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 530,9 miliar.

Selanjutnya ada emiten bank berkapitalisasi besar lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi sebesar Rp 380,2  miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan nilai transaksi sebesar Rp 325,9 miliar. 

Riset Phintraco Sekuritas mengatakan, tren penguatan IHSG hari ini didorong oleh meredanya ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Lalu ada data penjualan ritel domestik Maret 2025 yang tumbuh 5,5% secara tahunan (YoY), meningkat dari 2% (YoY) pada Februari.

Dari sisi global, pelaku pasar mencermati data PPI April 2025 di AS yang diperkirakan naik 0,2% secara bulanan, membaik dari kontraksi 0,4% pada Maret lalu. Kenaikan ini menjadi sinyal awal pemulihan di sektor produksi atau manufaktur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini