Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rupiah di Pasar Spot Pagi Ini Terperosok ke Rp 16.640 per Dolar AS, Selasa (25/3)

 

Rupiah di pasar spot bergerak berada di level Rp 16.640 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (25/3/2025).

Mengutip Bloomberg, Ini membuat rupiah melemah 0,43% ke level Rp 16.640 per dolar AS dibanding penutupan Senin (24/3) yang berada di level Rp 16.568 per dolar AS. 

Sebelumnya, Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengatakan, para investor masih berhati-hati menunggu kejelasan tentang putaran tarif berikutnya dari kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. 

"Ini memberi dorongan bagi penguatan dolar AS," ujarnya, Senin (24/3).

Kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia, termasuk rencana pengeluaran besar untuk Program Makan Bergizi Gratis turut menimbulkan kekhawatiran mengenai defisit anggaran yang melebar.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo meyebutkan, kinerja dolar AS tetap menjadi faktor utama penekan rupiah. Selain itu, perang tarif dan konflik di Timur Tengah terus memengaruhi kepercayaan investor.

Sutopo memperkirakan rupiah di Rp 16.500–Rp 16.600 pada Selasa (24/3). Nanang memperkirakan rupiah melemah di Rp 16.500–Rp 16.700.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)