Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga Emas Spot Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi pada Rabu (19/3) Pagi

 

Harga emas diperdagangkan sedikit di bawah rekor tertinggi pada Rabu (19/3) yang dicapai pada sesi sebelumnya, didukung oleh permintaan aset safe-haven di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tarif perdagangan AS.

Para investor juga menunggu keputusan kebijakan moneter dari The Fed.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,1% menjadi US$3.031,36 per ons troi pada pukul 01.02 GMT, setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$3.038,26 per ons pada Selasa (18/3).

Kontrak berjangka emas AS turun 0,1% menjadi $3.037,90.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan udara Israel ke Gaza menewaskan lebih dari 400 orang pada Selasa, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Israel menyebut serangan ini sebagai "hanya permulaan".

Ketidakpastian ekonomi meningkat akibat tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang dikhawatirkan dapat memicu inflasi.

Tarif tersebut mencakup bea masuk 25% untuk baja dan aluminium yang mulai berlaku pada Februari, serta tarif sektoral dan resiprokal yang akan diterapkan pada 2 April.

Harga emas telah naik lebih dari 15% sejak awal tahun 2025, seiring meningkatnya ketidakpastian global.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%-4,50% pada akhir pertemuan kebijakan moneternya hari ini.

Pelaku pasar juga menunggu pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk melihat petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.

Logam mulia lainnya: perak spot turun 0,3% menjadi US$33,93 per ons troi, platinum turun 0,3% menjadi US$994,60 per ons troi, dan paladium turun 0,1% menjadi US$966,11 per ons troi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini