Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Emas Spot Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi pada Rabu (19/3) Pagi

 

Harga emas diperdagangkan sedikit di bawah rekor tertinggi pada Rabu (19/3) yang dicapai pada sesi sebelumnya, didukung oleh permintaan aset safe-haven di tengah ketegangan geopolitik dan ketidakpastian tarif perdagangan AS.

Para investor juga menunggu keputusan kebijakan moneter dari The Fed.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,1% menjadi US$3.031,36 per ons troi pada pukul 01.02 GMT, setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$3.038,26 per ons pada Selasa (18/3).

Kontrak berjangka emas AS turun 0,1% menjadi $3.037,90.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan udara Israel ke Gaza menewaskan lebih dari 400 orang pada Selasa, menurut otoritas kesehatan Palestina.

Israel menyebut serangan ini sebagai "hanya permulaan".

Ketidakpastian ekonomi meningkat akibat tarif impor yang diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang dikhawatirkan dapat memicu inflasi.

Tarif tersebut mencakup bea masuk 25% untuk baja dan aluminium yang mulai berlaku pada Februari, serta tarif sektoral dan resiprokal yang akan diterapkan pada 2 April.

Harga emas telah naik lebih dari 15% sejak awal tahun 2025, seiring meningkatnya ketidakpastian global.

The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 4,25%-4,50% pada akhir pertemuan kebijakan moneternya hari ini.

Pelaku pasar juga menunggu pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, untuk melihat petunjuk lebih lanjut tentang arah kebijakan moneter.

Logam mulia lainnya: perak spot turun 0,3% menjadi US$33,93 per ons troi, platinum turun 0,3% menjadi US$994,60 per ons troi, dan paladium turun 0,1% menjadi US$966,11 per ons troi.

Komentar