Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Cek Rekomendasi Saham AMRT, AVIA, LSIP dan MAPA untuk Perdagangan Hari Ini (24/3)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.242,235 pada perdagangan hari ini (24/3). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup turun 1,94% atau 123 poin pada level 6.258,179 pada Jumat (21/3) lalu.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A, sehingga waspadai akan IHSG yang pergerakannya masih rawan terkoreksi ke rentang 5.879-5.975. 

"Hal tersebut akan terjadi apabila IHSG break dari 6.011," ujar Herditya dalam risetnya, Senin (24/3).

Herditya memproyeksikan level IHSG saat ini berada di support 6.011, 5,938 dan resistance pada posisi 6.446 dan 6.557.

Berikut rekomendasi saham pilihan dari MNC Sekuritas untuk hari ini, 

1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

AMRT terkoreksi agresif 8,92% ke Rp 1.940 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi AMRT sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga AMRT masih rawan melanjutkan koreksinya.

  • Rekomendasi Buy on weakness Rp 1.815-Rp 1.910
  • Target harga: Rp 2.080, Rp 2.250
  • Stoploss: Di bawah Rp 1.785

2. PT Avia Avian Tbk (AVIA)

AVIA terkoreksi 2,42% ke Rp 404 disertai dengan tingginya tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi AVIA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 2, sehingga AVIA akan rawan melanjutkan koreksinya.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 368-Rp 398
  • Target harga: Rp 418, Rp 450
  • Stoploss: Di bawah Rp 336

3. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

LSIP terkoreksi 7,17% ke Rp 1.035 disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya memproyeksikan, posisi LSIP sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y] pada skenario hitam, sehingga LSIP masih rawan koreksi sekaligus menutup area gap-nya.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 985-Rp 1.025
  • Target harga: Rp 1.070, Rp 1.120
  • Stoploss: Di bawah Rp 935

4. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

MAPA terkoreksi agresif 9,70% ke Rp 605 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MAPA sedang berada pada akhir dari wave [v] dari wave C, sehingga koreksi MAPA akan relatif terbatas.

  • Rekomendasi: Speculative buy Rp 575-Rp 600
  • Target harga: Rp 660, Rp 715
  • Stoploss: Di bawah Rp 535

Komentar