Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cek Rekomendasi Saham AMRT, AVIA, LSIP dan MAPA untuk Perdagangan Hari Ini (24/3)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah ke level 6.242,235 pada perdagangan hari ini (24/3). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup turun 1,94% atau 123 poin pada level 6.258,179 pada Jumat (21/3) lalu.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A, sehingga waspadai akan IHSG yang pergerakannya masih rawan terkoreksi ke rentang 5.879-5.975. 

"Hal tersebut akan terjadi apabila IHSG break dari 6.011," ujar Herditya dalam risetnya, Senin (24/3).

Herditya memproyeksikan level IHSG saat ini berada di support 6.011, 5,938 dan resistance pada posisi 6.446 dan 6.557.

Berikut rekomendasi saham pilihan dari MNC Sekuritas untuk hari ini, 

1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)

AMRT terkoreksi agresif 8,92% ke Rp 1.940 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi AMRT sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C, sehingga AMRT masih rawan melanjutkan koreksinya.

  • Rekomendasi Buy on weakness Rp 1.815-Rp 1.910
  • Target harga: Rp 2.080, Rp 2.250
  • Stoploss: Di bawah Rp 1.785

2. PT Avia Avian Tbk (AVIA)

AVIA terkoreksi 2,42% ke Rp 404 disertai dengan tingginya tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi AVIA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave 2, sehingga AVIA akan rawan melanjutkan koreksinya.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 368-Rp 398
  • Target harga: Rp 418, Rp 450
  • Stoploss: Di bawah Rp 336

3. PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

LSIP terkoreksi 7,17% ke Rp 1.035 disertai dengan munculnya tekanan jual. Herditya memproyeksikan, posisi LSIP sedang berada pada bagian dari wave (b) dari wave [y] pada skenario hitam, sehingga LSIP masih rawan koreksi sekaligus menutup area gap-nya.

  • Rekomendasi: Buy on weakness Rp 985-Rp 1.025
  • Target harga: Rp 1.070, Rp 1.120
  • Stoploss: Di bawah Rp 935

4. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)

MAPA terkoreksi agresif 9,70% ke Rp 605 disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MAPA sedang berada pada akhir dari wave [v] dari wave C, sehingga koreksi MAPA akan relatif terbatas.

  • Rekomendasi: Speculative buy Rp 575-Rp 600
  • Target harga: Rp 660, Rp 715
  • Stoploss: Di bawah Rp 535

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini