Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Spot Dibuka Melemah ke Rp 15.532 Per Dolar AS di Pagi Ini

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah di awal perdagangan hari ini. Rabu (4/9), rupiah spot ditutup di level Rp 15.532 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,04% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya di Rp 15.526 per dolar AS.

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi. Di mana, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,22%.

Berikutnya, won Korea Selatan yang koreksi 0,11% dan baht Thailand yang tergelincir 0,1%. Disusul, dolar Singapura yang turun tipis 0,01%.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,4%. Lalu ada yuan China yang terangkat 0,1%.

Disusul, yen Jepang dan peso Filipina yang sama-sama terkerek 0,03%. Kemudian, dolar Hongkong yang menguat tipis 0,02% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini