Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Jaya Konstruksi (JKON) Dapat Dividen Interim Rp 21,16 Miliar dari Anak Usaha

 

PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) mendapatkan dividen interim dari anak usahanya.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), JKON mendapatkan dividen interim dari anak usahanya, PT Jaya Beton Indonesia, sebesar Rp 21,16 miliar.

Transaksi tersebut terlaksana pada tanggal 20 September 2024.

Corporate Secretary JKON, CF Jopi Sulistio mengatakan, pengumuman pendapatan dividen dilakukan perseroan sekaligus untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

“Pelaksanaan transaksi tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi.

Di sisi lain, JKON diketahui melakukan penambahan modal sebesar Rp 7,51 miliar ke PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur. Ini merupakan perusahaan air minum yang dimiliki perusahaan konsorsium yang beranggotakan Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON), Wijaya Karya (WIKA) dan Tirta Jabar. 

Presiden Direktur JKON Umar Ganda menyebut, penambahan modal tersebut dilakukan pada 20 September lalu. 

“Pelaksanaan transaksi ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” ujarnya seperti dikutip dari Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/9). 

Asal tahu saja, PPT Wika Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) adalah perusahaan konsorsium yang berdiri pada 15 Februari 2021. 

WTJJ bertindak sebagai Entitas Pelaksana (BUP) dalam skema kemitraan Publik-Swasta (PPP) untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Jatiluhur.

Proyek ini bertujuan menyediakan akses air bersih untuk sekitar 2 juta penduduk di wilayah Karawang, Bekasi, dan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Melansir RTI, harga saham JKON pada perdagangan hari ini (23/9) ada di level Rp 98 per saham. Harga saham JKON turun 5,77% dalam sebulan, tetapi berhasil naik 10,11% sejak awal tahun alias year to date (ytd).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini