Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Berpotensi Naik, Intip Rekomendasi Saham JPFA, HRUM, ULTJ, PNLF Hari Ini

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan. IHSG ditutup menguat 37,19 poin atau 0,48% ke 7.798,15 di akhir perdagangan Kamis (12/9).

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto melihat, pergerakan IHSG memasuki kondisi menguat terbatas, walaupun potensi untuk breakout cukup terbuka. 

"Kesimpulan dari perdagangan hari sebelumnya, Level 7.800 masih berstatus 'tersentuh' saja, masih belum berhasil ditembus," tulis William dalam riset hariannya, Jumat (13/9).

William juga mencermati, pada perdagangan kemarin, Kamis (12/9) investor asing mencatatkan posisi beli bersih (net buy) senilai Rp 1,04 triliun pada pasar reguler. Sedangkan nilai transaksi bursa secara total mencapai Rp 14 triliun. 

"Euforia pasar masih cukup kuat, dengan akumulasi asing lebih terlihat pada saham-saham second liner," ujarnya.

Secara teknikal, William mengamati IHSG masih dalam kondisi strong uptrend yang sudah berhasil menembus level 7700 dan saat ini dalam pergerakan menguji level 7800 sebelum menjadi support baru.

Memperhatikan faktor-faktor di atas, ia memproyeksikan hari ini, Jumat (13/9) IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan menguat dalam range 7.780–7.833.

Berikut rekomendasi saham yang secara teknikal menarik dicermati hari ini:

1. PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA)

Analisa: pergerakan melemah namun berpotensi menjadi demand zone apabila berhasil mempertahankan level 1525 sebagai support.

  • Rekomendasi: Speculative buy
  • Support: Rp 1.525
  • Resistance: Rp 1.640

2. PT Harum Energy (HRUM)

Analisa: pergerakan harga membentuk pola head & shoulders namun berhasil rebound kembali di atas 1295 yang menjadi neckline.

  • Rekomendasi: Speculative buy
  • Support: Rp 1.295
  • Resistance: Rp 1.390

3. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ)

Analisa: pergerakan harga membentuk pola double bottom dengan neckline pada 1860 (pola belum terkonfirmasi).

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 1.790
  • Resistance: Rp 1.860

4. PT Panin Life (PNLF)

Analisa: pergerakan harga membentuk pola falling wedge dengan neckline pada 404 (pola sudah terkonfirmasi).

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 404
  • Resistance: Rp 484

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini