Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Intip Rekomendasi Saham Pilihan dari MNC Sekuritas untuk Hari Ini

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi lanjut menguat pada perdagangan hari ini. Sebelumnya, IHSG menutup perdagangan Jumat (30/8) dengan naik 0,57% atau 43,13 poin ke 7.670,73.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan selama IHSG masih mampu berada di atas 7,547 sebagai support-nya, maka posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i] dari wave 3. 

"Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji 7,743, namun apabila break support maka arah IHSG akan menguji 7,371-7,460," tulis Herditya dalam risetnya, Senin (2/9).

Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

AKRA menguat 1,01% ke 1,495 disertai dengan munculnya volume pembelian, penguatannya pun mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 1,445 sebagai stoplossnya, maka posisi AKRA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3.

  • Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1,470- Rp 1,490
  • Target Harga: Rp 1,565, Rp 1,625
  • Stoploss: Di bawah Rp 1,445

2. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

BRPT menguat 0,44% ke 1,145 disertai dengan munculnya volume pembelian.  Posisi BRPT saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave e dari wave (b) pada pola triangle, sehingga BRPT rawan untuk berbalik terkoreksi.

  • Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1,045 - Rp 1,115
  • Target Harga: Rp 1,270, Rp 1,400
  • Stoploss: Di bawah Rp 1,000 

3. PT Indika Energy Tbk (INDY

INDY terkoreksi 2,67% ke 1,460 dan masih didominasi oleh volume penjualan, koreksinya pun menembus MA20. Posisi INDY saat ini diperkirakan sedang membentuk wave [ii] dari wave 3, sehingga INDY akan terkoreksi dahulu.

  • Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1,405 - Rp 1,440
  • Target Harga: Rp 1,575, Rp 1,680
  • Stoploss: Di bawah Rp 1,330

4. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA

MDKA terkoreksi 1,67% ke 2,360 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, namun koreksinya tertahan oleh MA20. Posisi MDKA saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [i] dari wave C.

  • Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 2,290 - Rp 2,340
  • Target Harga: Rp 2,510, Rp 2,640
  • Stoploss: Di bawah 2,250

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)