Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Bursa Australia Turun Terseret Saham Tambang dan Energi pada Senin

 

Bursa saham Australia diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin (2/9), dengan saham-saham tambang dan energi memberikan dampak terbesar.

Sementara investor menunggu data pertumbuhan ekonomi (PDB) kuartal kedua untuk menilai prospek suku bunga.

Indeks S&P/ASX 200 turun hampir 0,4% menjadi 8.062,90 poin pada pukul 00:55 GMT, dengan hampir semua sektor mengalami penurunan kecuali dua sektor. Indeks acuan ini berakhir naik 0,6% pada hari Jumat (30/8).

Laporan PDB kuartal kedua negara tersebut, yang dijadwalkan rilis minggu ini, dapat menentukan arah suku bunga Reserve Bank of Australia saat pejabat bank bertemu akhir bulan ini.

Data ekonomi dari Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa Federal Reserve kemungkinan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, bukan 50 bps.

Dow Jones Industrial Average AS naik 228,03 poin, atau 0,55%, menjadi 41.563,08 poin pada hari Jumat. S&P 500 naik 56,44 poin, atau 1,01%. Sementara Nasdaq naik 197,19 poin, atau 1,13%.

Di Sydney, saham-saham emas turun hingga 3% pada hari Senin setelah harga bullion merosot, dengan penambang emas terbesar negara tersebut, Northern Star Resources, turun lebih dari 2%.

Para penambang Australia mengikuti jejak tersebut, kehilangan sekitar 0,8%, akibat harga besi yang lebih lemah di China, produsen baja utama, dengan perusahaan-perusahaan besar seperti BHP Group dan Rio Tinto turun masing-masing 0,4% dan 0,7%.

Sektor-sektor lain seperti kesehatan dan teknologi juga turun masing-masing 0,5% dan 0,6%.

Dalam berita korporasi, peritel Endeavour Group turun hingga 2,3% setelah Woolworths menjual sisa sahamnya di perusahaan tersebut seharga A$383 juta.

Di tempat lain, kontrak berjangka minyak Brent turun 0,6% menjadi US$76,47 per barel dan minyak West Texas Intermediate (WTI) kehilangan 0,56% menjadi $73,14 per barel.

Indeks acuan S&P/NZX 50 Selandia Baru turun sekitar 0,2% menjadi 12.426,39 poin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini