Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Astra Sedaya Finance Tawarkan Obligasi Dengan Bunga Hingga 6,70%

 

PT Astra Sedaya Finance akan menerbitkan obligasi Rp 2,6 triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance dengan target dana Rp 12 triliun.

Astra Sedaya telah menerbitkan obligasi dalam tiga tahap dengan total nilai Rp 6 triliun. Astra Sedaya akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Astra Sedaya Finance Tahap IV Tahun 2024 dalam dua seri.

Obligasi seri A memiliki nilai pokok Rp 1,18 triliun. Obligasi dengan tenor 370 hari ini menawarkan tingkat bunga tetap 6,45% per tahun.

Obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp 1,41 triliun. Obligasi dengan tenor tiga tahun atau 36 bulan ini menawarkan tingkat bunga tetap 6,70% per tahun.

Berdasarkan pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Selasa (17/9) berikut jadwal penerbitan obligasi Astra Sedaya:

  • Masa penawaran: 26-27 September 2024
  • Penjatahan: 30 September 2024
  • Pengembalian uang pemesanan: 2 Oktober 2024
  • Distribusi obligasi secara elektronik: 2 Oktober 2024 
  • Pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia: 3 Oktober 2024.

Astra Sedaya menunjuk tujuh penjamin pelaksana emisi dan penjamin emisi obligasi. Ketujuh underwriter obligasi Astra Sedaya adalah BRI Danareksa Sekuritas, CIMB Niaga Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Mega Capital Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.

"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran obligasi setelah dikurangi biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan perusahaan untuk modal kerja seluruh kegiatan usaha perusahaan yang mencakup investasi, modal kerja, multiguna, sewa operasi, kegiatan pembiayaan syariah, dan pembiayaan lain berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan," ungkap Astra Sedaya dalam informasi tambahan ringkas yang diterbitkan pada 13 September 2024 lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini