Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Anak Usaha WIKA Ekspor 10 Box Jembatan Modular Unibridge ke Australia

 

Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKAIKON) mengirimkan 10 box jembatan modular unibridge ke Australia.

Jembatan modular unibridge untuk 2 girder jembatan span 51,7 meter dengan berat total 160 ton. Produk yang diekspor tersebut merupakan hasil produksi dari pabrik Fabrikasi Baja Majalengka WIKAIKON. 

Pengiriman akan dilakukan dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Brisbane, Australia. Produk unggulan ini dijadwalkan akan tiba pada tanggal 11 Oktober 2024 dan akan dipasang di Munna Creek, Australia.

Direktur Utama WIKAIKON, Sidiq Purnomo menjelaskan, jembatan modular unibridge diproduksi secara segmental box (per section) dan dirakit menggunakan sambungan Ears & Pin. 

Keunggulan Unibridge ini adalah lebih cepat diproduksi, lebih mudah dalam segi pengiriman dan lebih cepat dirakit, sehingga produktivitas selama fase fabrikasi dan instalasi jembatan akan meningkat. Hal ini berujung pada peningkatan efisiensi yang akan dirasakan oleh pemilik pekerjaan. 

“Produk ini juga memiliki tingkat presisi tinggi selama proses produksi, dengan dilakukannya trial assembly di workshop untuk memastikan span girder terinstal sesuai dengan geometri desain yang telah direncanakan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (24/9).

Menurut Sidiq, pengiriman ini merupakan salah satu bukti kepercayaan yang diberikan pasar internasional kepada WIKAIKON dan komitmen dalam menjaga kualitas serta inovasi produk konstruksi baja.

“Proyek jembatan modular di Munna Creek ini menegaskan kemampuan WIKAIKON untuk menyediakan solusi infrastruktur global yang cepat, kuat, dan berkualitas tinggi,” paparnya.

Jembatan modular Unibridge ini merupakan hasil kerja sama antara WIKAIKON dan Matiere SAS dari Prancis. Produk ini diproduksi di Pabrik Fabrikasi Baja milik WIKAIKON, serta telah diekspor ke berbagai negara di Asia Tenggara. 

Sidiq menuturkan, proyek ini menambah daftar portofolio WIKAIKON dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional maupun internasional.

Sebelumnya, WIKAIKON telah menyelesaikan proyek Unibridge Tol Akses Teluk Lamong, Unibridge Tol Manado-Bitung, Unibridge Tol Padang-Pekanbaru, serta ekspor Unibridge ke Filipina untuk proyek Balintawak & Alabang.

Dengan keberhasilan ekspor ini, WIKAIKON semakin menunjukan kemampuan WIKAIKON dalam bersaing di pasar global. 

"WIKAIKON juga berkomitmen terus berinovasi melalui peningkatan kemampuan engineering untuk menghasilkan produk baja berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah internasional," tuturnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025