Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Simak Rekomendasi Saham PNLF, INTP dan ANTM untuk Hari Ini (26/9)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan tren koreksi pada sesi hari ini, Kamis (26/9). Sebelumnya, pada penutupan bursa kemarin, IHSG turun 0,48% atau 37,59 poin ke level 7.740,90.

Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menerangkan, Gubernur bank sentral China Pan Gongsheng dalam pidatonya berjanji akan memberikan stimulus yang lebih besar kepada pasar.

Pan menurunkan tingkat suku bunga 1 year Medium Term Lending Facility Rate dari sebelumnya 2.3% menjadi 2%, dengan volume yang sama seperti sebelumnya. 

"Pemangkasan sebanyak 30 bps ini merupakan yang terbesar yang pernah ada, sebagai bagian dari proses untuk memulihkan kepercayaan pelaku pasar dan investor di seluruh dunia," tulis Nico dalam riset hariannya, Kamis (26/9).

Sentimen dari domestik, Bank Indonesia (BI) memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai antara 4,8% dan 5,6% pada tahun 2025. Selain itu, BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2024 akan berada di kisaran 4,7% hingga 5,5%. 

Bank Indonesia (BI) juga menyebutkan bahwa inflasi di Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan mendekati target jangka menengah sebesar 2%, yang menyebabkan perlambatan ekonomi dan peningkatan pengangguran di AS. 

Hal ini dapat mendorong penurunan pemangkasan suku bunga The Fed atau Fed Fund Rate lebih cepat dari sebelumnya.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance di level 7.670 – 7.830," terangnya.

Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini, Kamis (26/9).

1. PT Panin Financial Tbk (PNLF)

  • Harga penutupan: Rp 438
  • Target harga: Rp 456
  • Support: Rp 432
  • Resistance: Rp 460

2. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)

  • Harga penutupan: Rp 7.000
  • Target harga: Rp 7.150
  • Support: Rp 6.775
  • Resistance: Rp 7.200

3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

  • Harga penutupan: Rp 1.440
  • Target harga: Rp 1.470
  • Support: Rp 1.380
  • Resistance: Rp 1.480

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025