Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Sandi Prioritaskan Vaksin Corona untuk Wisatawan Nusantara

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan vaksin virus corona akan diprioritaskan untuk wisatawan Nusantara. Para wisatawan yang merupakan kelas menengah akan mendapatkan vaksin untuk mendongkrak pariwisata dan ekonomi kreatif.

Prioritas vaksin ini disampaikan setelah Sandi bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Minggu (27/12).

"Vaksin menurut Pak Luhut, segera akan hadir 120 juta di kuartal pertama. Diharapkan dengan program kita 2021 akan tercipta herd immunity. Tapi sebelum itu, yang harus menjadi fokus kita adalah wisatawan Nusantara, di mana ada 55 juta kelas menengah Indonesia yang rencananya menjadi target pasar wisatawan Nusantara," kata Sandi.

Sandi berharap agar semua pihak yang terlibat dalam pengadaan vaksin ini dapat bekerja sama untuk mencapai target tersebut.

"Kolaborasi kita dengan Kementerian Kesehatan, Pak Budi Gunadi Sadikin dan timnya agar kita bisa memanfaatkan medical tourism atau vaccine based tourism. Diharapkan kuartal pertama vaksin sudah mulai masuk dan Bapak Menkes yang baru beserta timnya akan mampu mengeksekusi dengan baik," tutur Sandi.

Pemberian vaksin untuk wisatawan diharapkan dapat mendukung lima destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Selain vaksin, Sandi juga mengaku menyiapkan infrastruktur seperti fasilitas berupa toilet dan penginapan juga menyokong ekonomi kreatif seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini