Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rencana Negosiasi Dagang China-AS Bikin Harga Emas Merosot


Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp766.500 per gram pada Selasa (27/8). Posisi itu turun Rp7.500 dari Rp774 ribu per gram pada Senin (26/8). Sementara harga pembelian kembali (buyback) turun Rp6.000 dari Rp700 ribu per gram menjadi Rp694 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp407,7 ribu, 2 gram Rp1,48 uta, 3 gram Rp2,2 juta, 5 gram Rp3,65 juta, 10 gram Rp7,24 juta, 25 gram Rp17,99 juta, dan 50 gram Rp35,91 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,75 juta, 250 gram Rp179,12 juta, 500 gram Rp358 juta, dan 1 kilogram Rp705,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX, harga emas di perdagangan internasional sebesar US$1.537,1 per troy ons atau melemah 0,01 persen dari Senin (26/8). Sedangkan harga emas di perdagangan spot berada di posisi US$1.528,68 per troy ons atau melemah 0,09 persen dari kemarin.
Analis sekaligus Kepala Riset PT Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan lonjakan harga emas akan mulai mereda pada hari ini. Sebab, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pemerintah China mulai mengajak AS untuk segera melanjutkan pembahasan perundingan perang dagang.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Trump bilang ajakan tersebut disampaikan lewat panggilan telepon negosiator China. Ia menyebut pejabat China telah membuat dua panggilan telepon dengan pesan yang sangat bagus.

"Ini sedikit meredakan kekhawatiran pasar sehingga harga emas dapat kembali melemah pada hari ini dari level tertingginya US$1.555 per troy ons ke kisaran US$1.525 per troy ons," ungkap Ariston
Hal ini berbanding terbalik dengan rencana China beberapa hari lalu yang menyatakan bakal mengerek kembali tarif bea masuk impor bagi produk-produk dari AS. Sentimen itu sempat membuat harga komoditas ini meroket tajam pada akhir pekan lalu.
Kendati begitu, menurutnya, pergerakan harga emas ke depan masih bisa meningkat kembali seiring dengan belum ada kepastian dari hasil negosiasi ulang antara AS dengan China. "Harga emas bisa sewaktu-waktu menguat kembali," katanya.

Ariston memperkirakan harga emas dunia akan bergerak di rentang US$1.517 sampai US$1.555 per troy ons pada hari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?