Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Rencana Negosiasi Dagang China-AS Bikin Harga Emas Merosot


Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp766.500 per gram pada Selasa (27/8). Posisi itu turun Rp7.500 dari Rp774 ribu per gram pada Senin (26/8). Sementara harga pembelian kembali (buyback) turun Rp6.000 dari Rp700 ribu per gram menjadi Rp694 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp407,7 ribu, 2 gram Rp1,48 uta, 3 gram Rp2,2 juta, 5 gram Rp3,65 juta, 10 gram Rp7,24 juta, 25 gram Rp17,99 juta, dan 50 gram Rp35,91 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp71,75 juta, 250 gram Rp179,12 juta, 500 gram Rp358 juta, dan 1 kilogram Rp705,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX, harga emas di perdagangan internasional sebesar US$1.537,1 per troy ons atau melemah 0,01 persen dari Senin (26/8). Sedangkan harga emas di perdagangan spot berada di posisi US$1.528,68 per troy ons atau melemah 0,09 persen dari kemarin.
Analis sekaligus Kepala Riset PT Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan lonjakan harga emas akan mulai mereda pada hari ini. Sebab, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pemerintah China mulai mengajak AS untuk segera melanjutkan pembahasan perundingan perang dagang.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Trump bilang ajakan tersebut disampaikan lewat panggilan telepon negosiator China. Ia menyebut pejabat China telah membuat dua panggilan telepon dengan pesan yang sangat bagus.

"Ini sedikit meredakan kekhawatiran pasar sehingga harga emas dapat kembali melemah pada hari ini dari level tertingginya US$1.555 per troy ons ke kisaran US$1.525 per troy ons," ungkap Ariston
Hal ini berbanding terbalik dengan rencana China beberapa hari lalu yang menyatakan bakal mengerek kembali tarif bea masuk impor bagi produk-produk dari AS. Sentimen itu sempat membuat harga komoditas ini meroket tajam pada akhir pekan lalu.
Kendati begitu, menurutnya, pergerakan harga emas ke depan masih bisa meningkat kembali seiring dengan belum ada kepastian dari hasil negosiasi ulang antara AS dengan China. "Harga emas bisa sewaktu-waktu menguat kembali," katanya.

Ariston memperkirakan harga emas dunia akan bergerak di rentang US$1.517 sampai US$1.555 per troy ons pada hari ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)