Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Rupiah Lesu di Rp14.240 per Dolar AS Jelang Pidato The Fed


Nilai tukar rupiah tercatat di posisi Rp14.240 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat (23/8) pagi. Rupiah melemah 0,01 persen dibanding penutupan pada Kamis (22/8), yakni Rp14.239 per dolar AS.

Pagi hari ini, pergerakan mata uang utama Asia bervariasi terhadap dolar AS. Terdapat mata uang yang melemah, seperti dolar Singapura sebesar 0,01 persen, peso Filipina sebesar 0,03 persen, yen Jepang sebesar 0,08 persen, dan won Korea Selatan sebesar 0,33 persen.

Namun, terdapat pula mata uang yang menguat, seperti dolar Hong Kong sebesar 0,03 persen, ringgit Malaysia sebesar 0,03 persen, dan baht Thailand sebesar 0,07 persen.

Pergerakan mata uang negara maju juga bervariasi, di mana poundsterling Inggris melemah 0,07 persen. Sementara, dolar Australia menguat 0,04 persen dan euro tak bergerak melawan dolar AS.
Meski melemah tipis, Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat seiring ekspektasi pelaku pasar bahwa arah kebijakan bank sentral AS kemungkinan akan bernada dovish.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Pidato ini cukup ditunggu lantaran bisa memberi arah kebijakan moneter AS setelah tanda-tanda resesi menghantui AS beberapa waktu belakangan.

Sinyal resesi terlihat dari imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor pendek yang lebih besar dibandingkan obligasi bertenor panjang. Kondisi yang lazim disebut inverted yield curve ini menandakan pesimisme terhadap ekonomi AS ke depan.
Diketahui pelaku pasar kini fokus terhadap pidato Gubernur The Fed Jerome Powell yang bertempat di Jackson Hole, Wyoming, meski risalah pertemuan The Fed yang dirilis Kamis (22/8) tidak memberi sinyal soal pelonggaran moneter yang agresif.

"Dalam perdagangan akhir pekan rupiah kemungkinan akan kembali menguat tipis sambil menunggu keputusan The Fed. Adapun, rentang rupiah hari ini di level Rp14.190 hingga Rp14.260 per dolar AS," jelas Ibrahim.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini