Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Vivo Ungkap Alasan Usung Mekanisme Kamera Geser di Depan


Bestprofit - PR Manager Vivo Indonesia Tyas Rarasmurti buka suara terkait alasan pihaknya mengusung mekanisme kamera geser untuk Vivo V15. Menurutnya hal itu dilakukan agar bentang layar penuh tanpa ada modul kamera depan pada layar.

Tyas menilai penggunanya tidak terlalu membutuhkan fitur serupa untuk kamera belakang. Kendati tahun lalu Vivo Nex sudah menelurkan mekanisme serupa untuk kamera belakang.

Menurut Tyas, mekanisme kamera geser mengubah konstruksi badan ponsel yang bisa mengubah sensasi ketika dalam genggaman tangan.


"Ketika kita bicara kamera di belakang itu tidak akan mempengaruhi layar sebenarnya. Yang mau kami cari adalah pengalaman konsumen agar bisa mendapatkan layar penuh, untuk itu pop-up yang diutamakan untuk kamera selfie," kata Tyas usai acara product review V15 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).
Dengan begitu, perusahaan asal China ini mengatakan konsumen memiliki tendensi merasakan layar lapang tanpa terganggu modul kamera.

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com


Adanya mekanisme kamera geser di bagian depan membuat pengguna menikmati pengalaman menggunakan ponsel tanpa terganggu dengan 'notch'.
"Kami lihat tren 2019 ini lebih ke pengalaman menikmati layar lebih luas. Makanya kami bikin pop-up kamera selfie agar lebih enak, nyaman dan tidak ada halangan apapun," kata Tyas.

Sesungguhnya saat ini, Oppo Find X sudah terlebih dahulu hadir dengan kamera pop-up. Perbedaan dengan V15 adalah Oppo Find X memberikan mekanisme geser pada kamera depan dan belakang, sementara V15 hanya pada kamera belakang saja. Tahun lalu, Vivo juga sudah mengenalkan konsep serupa lewat Nex.
Tyas mengatakan pihaknya mengetahui V15 akan berhadapan langsung dengan Oppo Find X. Dalam persaingan ini, ia manruh ambisi untuk menjadikan V15 sebagai pencetus tren (trendsetter).

"Persaingan pasar yang selalu ada. Kami ingin pikirkan bagaimana V15 ini bisa menjadi ponsel populer selanjutnya di Indonesia," imbuhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini