Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Melangkah ke Pulau Rinca


Pro dan kontra terkait rencana penutupan sementara Taman Nasional Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat banyak pihak resah. Khususnya para pelaku industri wisata dan wisatawan.

Pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sudah resmi mengumumkan hanya akan menutup kawasan Pulau Komodo jika memang harus ditutup sesuai rekomendasi tim. Artinya pulau-pulau lain yang dihuni oleh Komodo, seperti Pulau Rinca tetap bisa dikunjungi.
Pulau Rinca berada di sebelah barat Pulau Flores, yang dipisahkan oleh Selat Molo. Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang.


Selain komodo, pulau ini juga menjadi habitat babi liar dan kerbau.

Untuk menjangkau pulau Rinca, wisatawan dapat menumpang perahu dari Labuan Bajo di Flores barat.

Dari dermaga Loh Buaya, pelayaran ditempuh dalam waktu dua jam.

Tarif menumpang perahu dari Labuan Bajo ke Pulau Rinca bervariasi, tergantung jenis perahu yang ditumpangi.

Tapi ada baiknya untuk mendaftar pada jasa open trip, agar bisa menyewa secara berkelompok dan lebih murah.

Setibanya di dermaga, pengunjung akan dipadu oleh para penjaga hutan (ranger) untuk menjelajahi dan menelusuri jejak komodo di Pulau Rinca.

Untuk bisa masuk ke kawasan Pulau Rinca, wisatawan nusantara hanya cukup merogoh kocek sebesar Rp25 ribu per orang. Namun itu belum termasuk biaya ranger, dan jangan sekali-kali abaikan peran ranger demi keselamatan dari terjangan komodo.

Pulau Rinca memiliki beberapa fasilitas penunjang untuk para wisatawan, seperti homestay, warung, hingga toilet umum. Sehingga wisatawan yang berkunjung ke tempat ini tak perlu khawatir akan 'nasibnya'.

Biasanya wisatawan yang berkunjung ke Pulau Rinca akan melakukan kegiatan treking, rutenya bervariasi mulai dari yang pendek hingga panjang. Pemandangan berupa perbukitan dan laut biru adalah hal yang lumrah ditemui di sini.

Pulau Rinca juga mengajak setiap wisatawan untuk menyelamatkan lingkungan, lewat program adopsi bakau. Untuk mengadopsi satu bibit, setiap pengunjung bisa 'menebusnya' dengan harga Rp150 ribu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini