Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Kemlu Klarifikasi soal Video Dukungan Prabowo dari Markas PBB


PT.Bestprofit - Kementerian Luar Negeri mengklarifikasi mengenai video dukungan kepada calon presiden Prabowo Subianto yang disampaikan seorang pria dari markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.

Juru bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir, mengatakan bahwa pria dalam video tersebut bukan diplomat atau staf Perwakilan Tinggi RI di New York. Arrmanatha juga memastikan pria itu bukan delegasi Indonesia untuk pertemuan resmi PBB.
Menurut Arrmanatha, pria tersebut adalah pendamping kelompok sekolah dari Indonesia yang sedang mengikuti kompetisi debat di New York.

"Yang bersangkutan adalah pendamping kelompok SMA dari Indonesia yang sedang di New York melakukan kegiatan kompetisi debat yang diselenggarakan oleh LSM WFUNAs dan bukan merupakan kegiatan yang dilakukan PBB," ujar Arrmanatha kepada CNNIndonesia.com, Selasa (12/2).

Pilihan redaksi
www.ptbestprofit.com
www.ptbestprofitfutures.com
www.pt-bestprofit.com



Arrmanatha menyatakan klarifikasi ini setelah beredar sebuah video seorang pria yang sedang berada di tengah ruangan di markas PBB di New York, menyampaikan dukungan bagi pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno.
"Dari markas besar Persatuan Bangsa-Bangsa, United Nations headquarter, saya ingin menyatakan dukungan saya kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024," kata pria dalam video tersebut.

Melanjutkan pernyataannya, ia berkata, "Insyaalah kita mempunyai kekuatan, kita punya power untuk mewujudkan mimpi Indonesia ganti presiden, Indonesia Prabowo presiden. Insyaalah."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?