Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Tesla buka lowongan kerja di pabrik baru China

PT BESTPROFIT Perusahaan otomotif Tesla Inc tengah membuka lowongan pekerja untuk pabrik barunya yang berada di Shanghai China.Menurut Reuters, Selasa, lowongan dibuka hanya selang sebulan setelah produsen kendaraan listrik itu menandatangi perjanjian dengan pemerintah setempat untuk proyek pengerjaan pabrik senilai US$ 2 miliar. 

Situs Tesla menyebutkan, perusahaan tengah mencari pekerja untuk mengisi 14 posisi, termasuk perancang arsitektur, manajer keuangan senior. Sebagian besar posisi yang dibuka untuk pekerja senior dan mempunyai pengalaman setidaknya enam tahun.Harian bisnis China, The 21st Century Herald, melaporkan pada Selasa, bahwa Tesla telah membuka lowongan pekerjaan ini sejak hari Minggu. BEST PROFIT

Bulan lalu Tesla menandatangani perjanjian dengan pemerintah Shanghai untuk membangun pabrik pertama di luar Amerika Serikat, yang tujuannya untuk memperbesar jumlah manfaktur di pasar global. Pabrik ini diharapkan bisa rampung dua tahun mendatang, dan bisa langsung memproduksi hingga 500.000 kendaraan per tahun setelah pabrik beroperasi. 

Perjajian tersebut terjadi setelah Mei lalu, Tesla memperkerjakan James Zhou sebagai Chief Financial Officer di China. Sementara itu, CEO Tesla Elon Musk mengatakan, pendirian pabrik tersebut menelan biaya sebesar US$ 2 miliar dan berencana mendanai proyek tersebut dari bank setempat. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)