Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Tesla buka lowongan kerja di pabrik baru China

PT BESTPROFIT Perusahaan otomotif Tesla Inc tengah membuka lowongan pekerja untuk pabrik barunya yang berada di Shanghai China.Menurut Reuters, Selasa, lowongan dibuka hanya selang sebulan setelah produsen kendaraan listrik itu menandatangi perjanjian dengan pemerintah setempat untuk proyek pengerjaan pabrik senilai US$ 2 miliar. 

Situs Tesla menyebutkan, perusahaan tengah mencari pekerja untuk mengisi 14 posisi, termasuk perancang arsitektur, manajer keuangan senior. Sebagian besar posisi yang dibuka untuk pekerja senior dan mempunyai pengalaman setidaknya enam tahun.Harian bisnis China, The 21st Century Herald, melaporkan pada Selasa, bahwa Tesla telah membuka lowongan pekerjaan ini sejak hari Minggu. BEST PROFIT

Bulan lalu Tesla menandatangani perjanjian dengan pemerintah Shanghai untuk membangun pabrik pertama di luar Amerika Serikat, yang tujuannya untuk memperbesar jumlah manfaktur di pasar global. Pabrik ini diharapkan bisa rampung dua tahun mendatang, dan bisa langsung memproduksi hingga 500.000 kendaraan per tahun setelah pabrik beroperasi. 

Perjajian tersebut terjadi setelah Mei lalu, Tesla memperkerjakan James Zhou sebagai Chief Financial Officer di China. Sementara itu, CEO Tesla Elon Musk mengatakan, pendirian pabrik tersebut menelan biaya sebesar US$ 2 miliar dan berencana mendanai proyek tersebut dari bank setempat. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025