Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Saat Huawei dilarang masuk negeri Kanguru


PT BESTPROFIT Perusahaan telekomunikasi asal China Huawei Technologies Co Ltd mendapatkan rintangan di Australia. Perusahaan yang berdiri tahun 1988 ini dilarang memasok peralatan jaringan seluler 5G di negeri Kanguru. Pemerintah Australia menganggap ada dugaan peretasan dan gangguan keamanan dalam peralatan milik Huawei. 

Tentu saja langkah Australia ini langsung dikaitkan dengan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang sudah lebih dulu membatasi pergerakan Huawei dan ZTE Corp di negeri Paman Sam. Alasan penolakan memang serupa. Makanya langkah Australia ini seperti langkah politis dibandingkan persoalan keamanan nasional. 

Mengutip Reuters, Pemerintah Australia mengatakan dalam sebuah pernyataan email pada hari Kamis kemarin menyebutkan berdasarkan peraturan keamanan nasional memang bisa menerapkan beleid pelarangan baik ke operator maupun ke pemasok peralatan seperti Huawei. Email itu memang tidak menyebut spesifik nama Huawei. Namun seorang pejabat pemerintah Australia menyebutkan surat itu memang ditujukan ke Huawei. BEST PROFIT

Di Twitter, perwakilan Huawei di Australia langsung mengungkapkan kekecewaan atas kebijakan tersebut. Menurut Huawei, kebijakan ini menyebabkan konsumen yang berada di negeri Kanguru itu sebenarnya dirugikan juga. "Kami telah diberi tahu oleh pemerintah jika Huawei dan ZTE telah diblokir dalam menyediakan teknologi 5G di Australia. Ini benar-benar keputusan yang mengecewakan bagi pelanggan. 

Kami telah memberikan teknologi jaringan nirkabel secara aman di Australia selama hampir 15 tahun," kicau Huawei. Pemerintah China tidak tinggal diam. Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang mengatakan China menyatakan keprihatinan serius. Menurut Lu, seharusnya Pemerintah Australia tidak menggunakan alasan yang tidak masuk akal yang menghalangi bisnis telekomunikasi.  BESTPROFIT

Kami mendesak Australia meninggalkan prasangka ideologis dan menyediakan persaingan yang adil untuk operasi perusahaan China di Australia," kata Lu. Salah satu pertimbangan Australia memblokir Huawei itu adalah aturan dari Pemerintah China mengenai kewajiban perusahaan asal negeri Tiongkok itu membantu proses spionase.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)