Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Harga minyak cenderung flat dalam sepekan terakhir


PT BESTPROFIT Ditutup di atas level US$ 69 per barel pada perdagangan kemarin, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2018 di New York Mercantile Exchange turun ke US$ 68,85 per barel. Harga minyak turun 0,23% dalam sehari. 

Dalam sepekan, harga minyak acuan Amerika Serikat (AS) ini cenderung flat. Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Oktober 2018 di ICE Futures turun ke US$ 73,63 per barel dari penutupan kemarin pada US$ 73,75 per barel. Harga minyak acuan internasional ini pun cenderung mendatar dalam sepekan. BEST PROFIT

Jefferies, bank investasi AS mengatakan bahwa penambahan produksi minyak Arab Saudi dan Rusia akan terbatas. Di sisi lain, sanksi AS atas Iran menjadi sentimen positif. Beberapa sanksi mulai berlaku hari ini. 

Tapi, pejabat senior kementerian ekonomi Iran mengatakan, dampak ekonomi sanksi tidak akan masif. "Banyak negara, termasuk beberapa negara Eropa tidak sepakat dengan sanksi AS dan bersedia bekerja sama dengan Iran," kata pejabat tersebut kepada Reuters. Sebagian besar ekspor minyak Iran menuju China dan India. Hanya sekitar 20% ekspor ditujukan untuk pasar Eropa. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini