Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Melawan, Turki boikot produk elektronik buatan Amerika Serikat


PT BESTPROFIT Meski tengah dirundung krisis mata uang, Turki tak mau menyerah dengan tekanan dari Amerika Serikat (AS). Turki kini malah kian terang-terangan melawan AS. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki akan memboikot produk-produk elektronik buatan AS, seperti iPhone produksi Apple Inc. Boikot ini sebagai tanggapan atas sanksi dari AS. 

Sebelumnya, Negeri Paman Sam menggandakan tarif impor atas produk baja dan aluminium dari Turki. Perlawanan Turki ini makin memanaskan hubungan diplomatik dengan AS.Jika mereka punya iPhone, ada Samsung di sisi lain. Di Turki juga ada Venus Vestel,” tandas Erdogan mengacu pada ponsel pintar buatan Turki. 

Erdogan mengatakan, Turki telah menjadi target perang ekonomi yang dikobarkan AS, sama seperti negara-negara lain, termasuk Kanada. “Ada biaya yang akan kami bayarkan untuk periode saat ini. Tapi tanpa ragu, ada biaya untuk merencanakan operasi "melawan Turki," kata Erdogan seperti dikutip Bloomberg. BEST PROFIT

Tapi pemilik toko Umit Yilmaz mencemooh seruan boikot barang alektronik asal AS tersebut. “Saya memiliki seorang putri berusia 16 tahun. Lihat apakah Anda dapat mengambil iPhone-nya. Semua orang ini seharusnya tidak membeli iPhone sekarang? Ini tidak mungkin," ujarnya seperti dilansir Reuters

Selasa hingga pukul 12.59 waktu Istanbul, kurs lira rebound dan diperdagangkan pada level 6,5457 terhadap dollar AS atau naik sekitar 5,2%. Bukan hanya produk elektronik, Reuters melaporkan, Turki juga tidak akan menggunakan produk AS dalam konstruksi. 

Menteri Kementerian Lingkungan dan Urbanisasi Turki Murat Kurum mengatakan, langkah ini sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai upaya spekulatif terhadap mata uang Turki. Lira telah merosot lebih dari 40% terhadap dollar AS di tahun ini, dan telah diperdagangkan pada rekor terendah pada Senin lalu. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025