Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Melawan, Turki boikot produk elektronik buatan Amerika Serikat


PT BESTPROFIT Meski tengah dirundung krisis mata uang, Turki tak mau menyerah dengan tekanan dari Amerika Serikat (AS). Turki kini malah kian terang-terangan melawan AS. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki akan memboikot produk-produk elektronik buatan AS, seperti iPhone produksi Apple Inc. Boikot ini sebagai tanggapan atas sanksi dari AS. 

Sebelumnya, Negeri Paman Sam menggandakan tarif impor atas produk baja dan aluminium dari Turki. Perlawanan Turki ini makin memanaskan hubungan diplomatik dengan AS.Jika mereka punya iPhone, ada Samsung di sisi lain. Di Turki juga ada Venus Vestel,” tandas Erdogan mengacu pada ponsel pintar buatan Turki. 

Erdogan mengatakan, Turki telah menjadi target perang ekonomi yang dikobarkan AS, sama seperti negara-negara lain, termasuk Kanada. “Ada biaya yang akan kami bayarkan untuk periode saat ini. Tapi tanpa ragu, ada biaya untuk merencanakan operasi "melawan Turki," kata Erdogan seperti dikutip Bloomberg. BEST PROFIT

Tapi pemilik toko Umit Yilmaz mencemooh seruan boikot barang alektronik asal AS tersebut. “Saya memiliki seorang putri berusia 16 tahun. Lihat apakah Anda dapat mengambil iPhone-nya. Semua orang ini seharusnya tidak membeli iPhone sekarang? Ini tidak mungkin," ujarnya seperti dilansir Reuters

Selasa hingga pukul 12.59 waktu Istanbul, kurs lira rebound dan diperdagangkan pada level 6,5457 terhadap dollar AS atau naik sekitar 5,2%. Bukan hanya produk elektronik, Reuters melaporkan, Turki juga tidak akan menggunakan produk AS dalam konstruksi. 

Menteri Kementerian Lingkungan dan Urbanisasi Turki Murat Kurum mengatakan, langkah ini sebagai tanggapan atas apa yang disebutnya sebagai upaya spekulatif terhadap mata uang Turki. Lira telah merosot lebih dari 40% terhadap dollar AS di tahun ini, dan telah diperdagangkan pada rekor terendah pada Senin lalu. BESTPROFIT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)