Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Duo Smartphone Full-Screen Xiaomi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus Bakal Meluncur 7 Desember




PT Best Profit Futures Pekanbaru Smartphone Xiaomi memang menjadi pilihan banyak orang yang mencari smartphone dengan spesifikasi lebih tinggi namun dibanderol dengan harga yang lebih murah dari pesaingnya. Namun hal tersebut tidak berlaku jika ingin mencari smartphone full-screen 18:9, karena saat ini perusahaan hanya memiliki Mi MIX dan Mi MIX 2 yang memiliki display 18:9.

Namun baru-baru ini ada kabar baru, dimana Redmi 5 dan Redmi 5 Plus akan dirilis pada tanggal 7 Desember mendatang, dengan mengusung desain full-screen sebagai nilai jual utamanya. Tak cukup itu saja, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bakal mengusung fitur utama Soft Selfie dan baterai sebesar 4.000mAh. Untuk spesifikasi lainnya, kedua smartphone akan mengusung hardware yang berbeda. Best Profit Pekanbaru

Menurut spekulasi sebelumnya, Redmi 5 diharapkan hadir dengan layar 5,7 inci beresolusi HD+ 1440 x 720 piksel dan memiliki aspek rasio 18:9. Sedangkan untuk dapur pacunya diharapkan untuk menggunakan chipset Snapdragon 450 yang dibangun dengan proses manufaktur 14 nm. Smartphone ini juga diharapkan memiliki 3GB RAM dengan penyimpanan internal 16GB dan 32GB. Redmi 5 juga bakal hadir dengan kamera utama 12MP dan kamera selfie 5MP. PT Bestprofit Pekanbaru

Sementara untuk Redmi 5 Plus akan hadir dengan ukuran lebih besar, yakni dengan layar 5,9 inci beresolusi Full HD+ (2160 x 1080 piksel) dan tentunya dengan aspek rasio 18:9. Sementara untuk jeroannya, varian ini diharapkan datang dengan chipset Snapdragon 625 seperti Redmi Note 4. Varian Plus ini diharapkan memiliki setup dual-kamera 12MP di bagian belakang dan 5MP di depan.

Bicara soal harga, Xiaomi Redmi 5 dikabarkan akan dijual seharga 699 Yuan atau setara dengan Rp1,4 jutaan dan untuk Redmi 5 Plus akan dijual seharga Rp999 Yuan atau setara dengan Rp2 juta. Untuk mengetahui pastinya, kita nantikan saja hingga kedua smartphone ini dirilis pada tanggal 7 Desember mendatang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025