Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Minyak tumbang dari level tertinggi dua tahun


PT Best Profit Futures Pekanbaru Harga minyak di pasar Amerika Serikat (AS) merosot dari level tertinggi dua tahun pada Senin waktu setempat. Pemicunya, pasokan minyak AS lebih tinggi dan keraguan bahwa Rusia akan memperpanjang pemotongan produksi.Mengutip CNBC, Senin, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 1,4% ke level US$ 58,11 per barel. Bahkan, harga WTI sempat jatuh ke US$ 57,55 sebarel. 

Sebelumnya, Jumat lalu, minyak bertengger di US$ 59,05 per barel, terkuat sejak pertengahan 2015. Laju minyak didorong penutupan pipa Keystone yang menghubungkan ladang minyak Kanada dengan AS.Namun, awal pekan ini, pasar kembali mengkhawatirkan pasokan minyak global bakal melimpah. Sebab, produksi minyak AS dilaporkan naik 15% sejak pertengahan 2016 mencapai 9,66 juta barel per hari (bpd). Angka ini hampir melampaui produksi Rusia dan Arab Saudi. Best Profit Pekanbaru

Apalagi, produsen minyak di AS terus meningkatkan aktivitas pengeboran, yang mengindikasikan kenaikan produksi kemungkinan akan terus berlanjut. Pekan lalu, produsen minyak AS menambah oeprasional rig minyak menjadi 747 unit. Ini artinya, kenaikan jumlah rig bulanan yang pertama kali sejak Juli lalu. 

Selain itu, jelang pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya pada 30 November, muncul keraguan terkait tekad Rusia untuk memperpanjang kesepakatan pemotongan produksi. Padahal, aksi pembatasan produksi oleh OPEC dan sekutunya telah berhasil mendongkrak harga minyak selama beberapa bulan terakhir. PT Bestprofit Pekanbaru

Seperti diketahui, mereka sepakat memotong produksi sebanyak 1,8 juta bpd pada Januari lalu. Kesepakatan ini akan berakhir Maret 2018. Pada pertemuan di Wina, 30 November nanti diharapkan OPEC dan sekutunya akan memperpanjang kesepakatan tersebut.

Analis di Barclays memperkirakan, OPEC akan mempertahankan pembatasan produksi selama enam atau sembilan bulan lagi, namun tetap ada risiko harga turun setelah pertemuan OPEC. Minggu ini, kami memperkirakan harga volatil. Harga mungkin turun segera setelah kesepakatan itu karena spekulasi sudah cukup lama," kata Barclays dalam sebuah catatan, seperti dilansir CNBC, Selasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini