Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga minyak naik ke level tertinggi Juli 2015

PT Best Profit Futures Pekanbaru Meski bergerak fluktuatif, harga minyak mentah ditutup naik di pasar Amerika, Kamis malam. Bahkan, minyak mampu bertengger di level tertinggi sejak Juli 2015. Pasar mempertimbangkan penurunan stok minyak di AS dan pengetatan produksi OPEC dan sekutunya.

Mengutip CNBC, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di Nymex naik 24 sen menjadi US$ 54,54 per barel. Ini harga penutupan terbaik sejak 2 Juli 2015. Investor optimistis pemotongan produksi minyak OPEC akan memperketat suplai di pasar. Seperti diketahui, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia sepakat memangkas produksi sekitar 1,8 juta barel per hari (bpd) hingga Maret 2018. Best Profit Pekanbaru

Pada Kamis, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan, permintaan meningkat dan persediaan minyak turun, sementara kepatuhan terhadap kesepakatan pemotongan produksi sudah sangat bai. Kepatuhan secara keseluruhan OPEC menjadi lebih kuat. Pada pertemuan OPEC di akhir bulan ini, ada harapan komentar positif tentang memperpanjang pemotongan produksi," kata Mark Watkins, Manajer investasi regional di A.S. PT Bestprofit Pekanbaru

Bank, seperti dilansir CNBC.Menteri Perminyakan Irak mengatakan dukungannya untuk membatasi pasokan minyak global demi meningkatkan harga. Produsen minyak kedua terbesar OPEC itu menyebut US$ 60 per barel menjadi target harga yang dapat diterima negaranya. Harga minyak juga didukung berkurangnya persediaan minyak mentah AS, meski terjadi kenaikan produksi.  Bestprofit Pekanbaru

Stok minyak mentah turun 2,4 juta barel pekan lalu meskipun produksi meningkat 46.000 bpd menjadi 9,55 juta barel per hari. Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan, Rabu, stok minyak mentah Amerika Serikat turun 2,4 juta barel menjadi 454,9 juta barel per pekan lalu. Sebelumnya, American Petroleum Institute (API) melaporkan pada Selasa, persediaan minyak mentah AS turun 5,1 juta barel pada pekan lalu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)