Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Kualitas produk buatan Jepang kian diragukan

PT Best Profit Futures Pekanbaru Kualitas produk Jepang kian meragukan. Setelah Kobe Steel dan Mitsubishi Materials yang mengaku telah memalsukan data kualitas produk, kini giliran Toray Industries yang mengungkapkan pemalsuan data pada 149 produk anak perusahaannya.Perusahaan ini menghasilkan bahan komposit serat karbon terbesar di dunia ini. 

Perusahaan ini mengatakan telah memalsukan data produk bahan material selama delapan tahun. Kasus ini jelas menambah daftar perusahaan Jepang yang gagal memenuhi kepatuhan dan akan mencoreng citra pabrikan Jepang. Toray memaparkan, kecurangan yang melibatkan produk, termasuk kabel penguat ban yang dijual kepada 13 klien oleh Toray Hybrid Cord Inc. Best Profit Pekanbaru

Toray tidak menyebutkan nama klien yang terkena dampak. Namun, salah satunya adalah produsen pesawat Amerika Serikat (AS), Boeing Co. Sebab, Toray merupakan pemasok utama serat karbon yang digunakan pada jet penumpang.Masalah ini sebenarnya terungkap secara internal pada Juli tahun lalu. Karena itu, ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang tata kelola Toray. Mengapa perlu waktu lama mengungkapkan masalah ini? Usai pengumuman resmi perusahaan soal ini, saham Toray merosot lebih dari 8% . PT Bestprofit Pekanbaru

Presiden Toray Akihiro Nikkaku pada Selasa mengatakan, perusahaan ini memutuskan mengungkapkan kecurangan setelah terjadi skandal serupa di Kobe Steel Ltd. "Sebelumnya, kami belum berencana mengungkapkan," ujar dia seperti dikutip Reuters. Sebab, Toray masih memilah data dan segera memberi tahu pelanggan. Selama ini, Toray menyatakan tidak ada keluhan dari pelanggan terkait kinerja produk serat yang digunakan untuk memperkuat ban dan barang industri lainnya itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)