Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

CEO Microsoft Diusulkan Jadi Petinggi Starbucks


PT BESTPROFIT - CEO Microsoft, Satya Nadella, kini menjadi bagian dari Starbucks. Nadella bergabung sebagai anggota direksi alias Board of Directors (BoD) di waralaba kedai kopi terkemuka tersebut.  

Hal ini diumumkan lewat situs resmi Starbucks. Artinya, Nadella kini punya tugas ganda sebagai pemangku kebijakan di Microsoft dan pengawas bisnis di Starbucks. BESTPROFIT


Selain Nadella, ada dua orang lainnya yang turut bergabung, yakni CEO Sam's Club, Rosalind Brewer, dan mantan CEO Lego, Jørgen Vig Knudstorp. BEST PROFIT

Nadella diharapkan bisa membawa pengalaman berharga dari industri teknologi untuk diimplementasikan di Starbucks. Namun, belum jelas seperti apa strategi Nadella secara spesifik untuk berkontribusi ke bisnis Starbucks. BESTPROFIT FUTURES

"Saya selalu mengidolakan prinsip Starbucks yang fokus dan mengutamakan konsumen. Saya harap pengalaman bertahun-tahun di industri teknologi akan bernilai bagi Starbucks," Nadella menuturkan.

Perlu digarisbawahi, posisi sebagai dewan direksi berada di luar ruang manajemen. Jadi, Nadella tak punya kuasa untuk mengatur langsung sistem bisnis Starbucks. Ia cuma punya hak suara untuk memberi masukan pada hal-hal tertentu.

Dalam berbisnis, sudah biasa eksekutif perusahaan A menjadi dewan direksi di perusahaan B. CEO Apple Tim Cook pun diketahui merupakan anggota direksi perusahaan sports outfit Nike sejak 2005 lalu.

Nadella sendiri selama ini dikenal sangat fokus berkiprah di Microsoft. Ia jarang terdengar bergabung sebagai dewan direksi di perusahaan komersil lain. Hanya sekali ia bergabung menjadi anggota direksi di pusat penelitian Fred Hutchison Cancer pada 2016 lalu.

Sumber : Kompas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini