Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

CEO Microsoft Diusulkan Jadi Petinggi Starbucks


PT BESTPROFIT - CEO Microsoft, Satya Nadella, kini menjadi bagian dari Starbucks. Nadella bergabung sebagai anggota direksi alias Board of Directors (BoD) di waralaba kedai kopi terkemuka tersebut.  

Hal ini diumumkan lewat situs resmi Starbucks. Artinya, Nadella kini punya tugas ganda sebagai pemangku kebijakan di Microsoft dan pengawas bisnis di Starbucks. BESTPROFIT


Selain Nadella, ada dua orang lainnya yang turut bergabung, yakni CEO Sam's Club, Rosalind Brewer, dan mantan CEO Lego, Jørgen Vig Knudstorp. BEST PROFIT

Nadella diharapkan bisa membawa pengalaman berharga dari industri teknologi untuk diimplementasikan di Starbucks. Namun, belum jelas seperti apa strategi Nadella secara spesifik untuk berkontribusi ke bisnis Starbucks. BESTPROFIT FUTURES

"Saya selalu mengidolakan prinsip Starbucks yang fokus dan mengutamakan konsumen. Saya harap pengalaman bertahun-tahun di industri teknologi akan bernilai bagi Starbucks," Nadella menuturkan.

Perlu digarisbawahi, posisi sebagai dewan direksi berada di luar ruang manajemen. Jadi, Nadella tak punya kuasa untuk mengatur langsung sistem bisnis Starbucks. Ia cuma punya hak suara untuk memberi masukan pada hal-hal tertentu.

Dalam berbisnis, sudah biasa eksekutif perusahaan A menjadi dewan direksi di perusahaan B. CEO Apple Tim Cook pun diketahui merupakan anggota direksi perusahaan sports outfit Nike sejak 2005 lalu.

Nadella sendiri selama ini dikenal sangat fokus berkiprah di Microsoft. Ia jarang terdengar bergabung sebagai dewan direksi di perusahaan komersil lain. Hanya sekali ia bergabung menjadi anggota direksi di pusat penelitian Fred Hutchison Cancer pada 2016 lalu.

Sumber : Kompas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)