Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.868 Per Dolar AS Hari Ini (23/2), Mayoritas Asia Naik

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini. Senin (23/2/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.868 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,12% dibanding penutupan hari Jumat (20/2/2026) yang berada di level Rp 16.888 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas uang di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,54%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Taiwan yang sama-sama melesat 0,41%. Disusul, peso Filipina yang menanjak 0,38%.

Berikutnya, dolar Singapura naik 0,2% dan baht Thailand yang terkerek 0,19%. Lalu ada won Korea Selatan yang menguat 0,15%.

Sementara itu, dolar Hongkong menjadi satu-satunya mata uang di Asia yang melemah setelah turun 0,01% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini