Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Dibuka Melonjak ke 8.370, Top Gainers LQ45: EXCL, MBMA dan MDKA, Senin (23/2)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat signifikan pada perdagangan awal pekan ini. 

Indeks terdampak sentimen positif setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat (AS) membatalkan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG bertambah 98,44 poin atau melesat 1,19% ke level 8.370,21 pada Senin (23/2/2026) pukul 09.02 WIB.

Kenaikan IHSG ditopang seluruh indeks sektoral berada di zona hijau

Sektor yang naik paling tinggi antara lain sektor barang baku, energi, keuangan, teknologi, barang konsumen non primer, infrastruktur, properti dan real estate serta barang konsumen primer.

Total volume perdagangan di BEI pagi ini mencapai 2,27 miliar dengan nilai transaksi Rp 1,02 triliun.

Kenaikan IHSG ditopang menguatnya 358 saham, sementara 133 saham lainnya melemah dan 195 saham stagnan atau tidak berubah.

Top gainers di LQ45 adalah:
1. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 3,53% ke Rp 3.230 per saham
2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) 1,75% ke Rp 870 per saham
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 2,51% ke 3.680 per saham

Top losers di LQ45 adalah:
1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) 1,34% ke Rp 9.200 per saham
2. PT United Tractors Tbk (UNTR) 0,49% ke Rp 30.575 per saham
3. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) 0,42% ke Rp 2.370 per saham

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini