MEJA Siap Akuisisi 45% Saham Trimitra Coal Perkasa Senilai Rp 1,6 Triliun

  PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) memantapkan langkah ekspansi ke sektor pertambangan melalui rencana akuisisi 45% saham PT Trimitra Coal Perkasa (TCP). Nilai transaksi aksi korporasi ini diperkirakan mencapai Rp 1,6 triliun . Angka tersebut setara sekitar 15 kali lipat dari total aset MEJA per Juni 2025 yang tercatat sebesar Rp 107,08 miliar . Direktur Utama PT Harta Djaya Karya Tbk Richie Adrian Hartanto menjelaskan bahwa nilai akuisisi Rp 1,6 triliun merupakan kesepakatan awal yang merujuk pada transaksi serupa dengan pihak lain sebelumnya. Meski nilainya jauh lebih besar dibandingkan aset perseroan saat ini, Richie menegaskan bahwa angka tersebut masih berpotensi berubah, menyesuaikan hasil penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang saat ini tengah dalam proses penunjukan. “Kami meyakini akuisisi 45% kepemilikan saham PT Trimitra Coal Perkasa akan memberikan manfaat valuasi yang konkret terhadap MEJA dan para pemegang saham,” tulis Richie dalam keterbukaan...

Dihukum BEI, 50 Saham Ini Tidak Bisa Diperdagangkan Di Bursa, Apa Penyebabnya?

 

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan efek (suspensi) terhadap 50 emiten yang belum memenuhi kewajiban pembayaran biaya pencatatan tahunan (annual listing fee) tahun 2026. Simak daftar saham yang terkena suspensi BEI.

Langkah ini merupakan bagian dari penegakan peraturan pasar modal guna menjaga keteraturan, transparansi, dan kepatuhan perusahaan tercatat di Bursa.

Dalam pengumuman resmi yang dirilis Rabu (18/2/2026), BEI menyampaikan bahwa batas akhir pembayaran annual listing fee jatuh pada 14 Februari 2026. Hingga tenggat waktu tersebut, sebanyak 50 emiten tercatat belum melunasi kewajibannya.

Dari total tersebut, 39 perusahaan sebelumnya memang telah berada dalam status suspensi. Artinya, terdapat 11 emiten baru yang kini turut dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan saham.

Suspensi berlaku efektif sejak sesi pertama perdagangan pada 18 Februari 2026 di pasar reguler dan pasar tunai.

Kebijakan ini menegaskan komitmen BEI dalam menegakkan aturan pencatatan dan meningkatkan disiplin emiten. Pembayaran annual listing fee merupakan kewajiban rutin perusahaan tercatat sebagai bagian dari keberlangsungan status pencatatan saham di Bursa.

Daftar 50 Emiten yang Terkena Suspensi BEI 2026

Berikut daftar lengkap 50 emiten yang dikenakan suspensi beserta status perdagangan efeknya:

AKKU – PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk – Aktif  
ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
BEBS – PT Berkah Beton Sadaya Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
BIKA – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
BIMA – PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
BOSS – PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
BTEL – PT Bakrie Telecom Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
CLAY – PT Citra Putra Realty Tbk – Aktif  

CPRI – PT Capri Nusa Satu Properti Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
DEAL – PT Dewata Freightinternational Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
DUCK – PT Jaya Bersama Indo Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
ENVY – PT Envy Technologies Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
ETWA – PT Eterindo Wahanatama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
FIMP – PT Fimperkasa Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  

GAMA – PT Aksara Global Development Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
GTBO – PT Garda Tujuh Buana Tbk – Aktif  
HKMU – PT HK Metals Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
HOME – PT Hotel Mandarine Regency Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
HOMI – PT Grand House Mulia Tbk – Aktif  
HOTL – PT Saraswati Griya Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
IIKP – PT Inti Agri Resources Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
INAF – PT Indofarma Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
INPS – PT Indah Prakasa Sentosa Tbk – Aktif  
IPPE – PT Indo Pureco Pratama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
JSKY – PT Sky Energy Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
KAYU – PT Darmi Bersaudara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
KBRI – PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
MAGP – PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
MENN – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
MGLV – PT Panca Anugrah Wisesa Tbk – Aktif  
MKNT – PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
NUSA – PT Sinergi Megah Internusa Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
PLAN – PT Planet Properindo Jaya Tbk – Aktif  
POLL – PT Pollux Properties Indonesia Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
POOL – PT Pool Advista Indonesia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
PTDU – PT Djasa Ubersakti Tbk – Aktif  
PURE – PT Trinitan Metals and Minerals Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
RAFI – PT Sari Kreasi Boga Tbk – Aktif  
RIMO – PT Rimo International Lestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
SAGE – PT Saptausaha Gemilangindah Tbk – Aktif  
SHID – PT Hotel Sahid Jaya International Tbk – Aktif  
SIMA – PT Siwani Makmur Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
SMRU – PT SMR Utama Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
SWAT – PT Sriwahana Adityakarta Tbk – Suspensi di Pasar Reguler dan Tunai  
TECH – PT Indosterling Technomedia Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
TOPS – PT Totalindo Eka Persada Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
TRAM – PT Trada Alam Minera Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  
TRIL – PT Triwira Insanlestari Tbk – Suspensi di Seluruh Pasar  

Investor diimbau untuk mencermati pengumuman resmi BEI serta keterbukaan informasi dari masing-masing emiten terkait potensi pencabutan suspensi setelah kewajiban pembayaran dipenuhi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025