Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

IHSG Diprediksi Melemah, Cek Rekomendasi ASII, BBCA, ISAT, PTBA & UNTR, Rabu (25/2)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 115,24 poin atau 1,37% ke 8.280,83 pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026).

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan IHSG kemungkinan akan membentuk suatu koreksi yang diperkirakan merupakan subwave ii dari c yang baru saja dimulai.

Setelah berakhirnya koreksi subwave ii ini, maka harusnya IHSG akan menguat lagi dengan lebih agresif menuju 8.527 ke atas. 

"Level support IHSG berada di 8.160, 7.989 dan 7.835, sementara level resistennya di 8.527, 8.812 dan 8.992. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish," kata Ivan dalam risetnya, Rabu (25/2/2026).

Berikut rekomendasi saham ASII, BBCA, ISAT, PTBA dan UNTR di Perdagangan Rabu (25/2):

1. PT Astra International Tbk (ASII)

Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 6.000 – Rp 6.200 dengan target harga terdekat di Rp 7.100

Support: Rp 5.900

Resistance: Rp 7.100, Rp 7.400, Rp 7.700

Sekuritas Senin (23/2)

2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 7.000 – Rp 7.150, dengan target harga terdekat di Rp 8.175.

Support: Rp 6.975

Resistance: Rp 8.175, Rp 8.450, Rp 8.750, Rp 9.125

3. PT Indosat Tbk (ISAT)

Rekomendasi: Hold dengan target harga terdekat di Rp 2.480.

Support: Rp 1.990

Resistance: Rp 2.480, Rp 2.600, Rp 2.780

4. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Rekomendasi: Hold atau trading buy pada rentang harga Rp 2.550 – Rp 2.580 dengan target harga terdekat di Rp 2.730.

Support: Rp 2.540

Resistance: Rp 2.730, Rp 2.880, Rp 3.010

5. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Rekomendasi: Hold dengan target harga terdekat di Rp 32.000.

Support: Rp 27.250

Resistance: Rp 32.000, Rp 33.700

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)