Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Diprediksi Melemah, Cek Rekomendasi ASII, BBCA, ISAT, PTBA & UNTR, Rabu (25/2)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 115,24 poin atau 1,37% ke 8.280,83 pada akhir perdagangan Selasa (24/2/2026).

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan IHSG kemungkinan akan membentuk suatu koreksi yang diperkirakan merupakan subwave ii dari c yang baru saja dimulai.

Setelah berakhirnya koreksi subwave ii ini, maka harusnya IHSG akan menguat lagi dengan lebih agresif menuju 8.527 ke atas. 

"Level support IHSG berada di 8.160, 7.989 dan 7.835, sementara level resistennya di 8.527, 8.812 dan 8.992. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish," kata Ivan dalam risetnya, Rabu (25/2/2026).

Berikut rekomendasi saham ASII, BBCA, ISAT, PTBA dan UNTR di Perdagangan Rabu (25/2):

1. PT Astra International Tbk (ASII)

Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 6.000 – Rp 6.200 dengan target harga terdekat di Rp 7.100

Support: Rp 5.900

Resistance: Rp 7.100, Rp 7.400, Rp 7.700

Sekuritas Senin (23/2)

2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Rekomendasi: Buy on weakness pada rentang harga Rp 7.000 – Rp 7.150, dengan target harga terdekat di Rp 8.175.

Support: Rp 6.975

Resistance: Rp 8.175, Rp 8.450, Rp 8.750, Rp 9.125

3. PT Indosat Tbk (ISAT)

Rekomendasi: Hold dengan target harga terdekat di Rp 2.480.

Support: Rp 1.990

Resistance: Rp 2.480, Rp 2.600, Rp 2.780

4. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

Rekomendasi: Hold atau trading buy pada rentang harga Rp 2.550 – Rp 2.580 dengan target harga terdekat di Rp 2.730.

Support: Rp 2.540

Resistance: Rp 2.730, Rp 2.880, Rp 3.010

5. PT United Tractors Tbk (UNTR)

Rekomendasi: Hold dengan target harga terdekat di Rp 32.000.

Support: Rp 27.250

Resistance: Rp 32.000, Rp 33.700

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini