Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) Optimistis Kinerja Moncer di Tahun Ini, Cek Strateginya

  PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) optimistis prospek industri kelapa sawit nasional tetap positif seiring meningkatkan kebutuhan minyak nabati global, meski dihadapkan pada dinamika harga CPO dan tantangan global.  Direktur Utama Sawit Sumbermas Sarana Jap Hartono menjelaskan, SSMS terus memperkuat efisiensi operasional dan optimalisasi produktivitas kebun guna menjaga daya saing dan kinerja perusahaan. “Strategi pengendalian biaya dan pengelolaan operasional yang terintegrasi menjadi fokus utama perseroan dalam merespons perkembangan industri,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (23/2/2026).  Jap bilang dengan strategi yang adaptif dan fondasi bisnis yang solid, SSMS optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan serta berkontribusi terhadap perkembangan industri sawit.  Equity Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Farras Farhan dan Wilbert Arifin menilai SSMS memasuki fase kinerja laba yang secara struktural ...

Cermati Rekomendasi Teknikal Saham RATU, BBTN, WIIM untuk Kamis (8/1)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali memecahkan rekor baru dengan ditutup di zona hijau melanjutkan kenaikan sejak awal tahun 2026 ini.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 11,20 poin atau 0,13% ke level 8.944,81 pada penutupan perdagangan Rabu (7/1/2026). Kenaikan IHSG ditopang menguatnya lima indeks sektoral dari total 11 sektor di BEI.

Analis memberikan rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Kamis (8/1/2026). Simak ulasan lengkapnya:

1 PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU

Pergerakan harga saham masih berpotensi kembali membentuk fase bullish consolidation selama masih berada di atas MA60. Di sisi lain, Stochastics K_D yang masih menunjukkan sinyal positif. Pada perdagangan Rabu (7/1/2026), saham RATU ditutup melemah 5,87% ke level Rp 10.025 per saham.

Rekomendasi: Accumulative Buy

Support: Rp 9.325

Ressistance: Rp 10.975

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta

2. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN

BBTN kembali tertahan resistance MA50/1.183 dan mengkonfirmasi belum menyelesaikan pergerakan sideways. Maka dengan indikator MACD yang bergerak menguat meski lambat. Pada perdagangan Rabu (7/1/2026), saham BBTN ditutup melemah 0,43% ke level Rp 1.165 per saham.

Rekomendasi: Spec Buy

Support: Rp 1.140

Resistance: Rp 1.245

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia Oktavianus Audi

3. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)

WIIM menguat 7,53% ke 1,785 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Analis memperkirakan, posisi WIIM saat ini sedang berada di akhir wave (i) dari wave [v]. Pada perdagangan Rabu (7/1/2026), WIIM ditutup 7,53% ke level Rp 1.785 per saham.

Rekomendasi: Speculative Buy

Support: Rp 1.705

Resistance: Rp 1.815

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025