BEI Suspensi Saham EKAD, TMPO, dan PACK Usai Naik Ratusan Persen dalam Sebulan

  PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Ekadharma International Tbk (EKAD), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), dan PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), mulai perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Suspensi dilakukan setelah harga kumulatif ketiga saham tersebut mengalami peningkatan ratusan persen dalam beberapa waktu terakhir. Saham EKAD misalnya mencatat kenaikan harga sebesar 39,74% dalam lima hari perdagangan, sehingga berada di level Rp 422 per saham. Dalam periode satu bulan, saham EKAD bahkan telah melonjak 152,69%. Sementara itu, saham PACK tercatat naik 40,36% dalam lima hari hingga mencapai Rp 466 per saham. Dalam sebulan, saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk tersebut telah menguat 108,04%. Baca Juga: Permintaan Menguat, Cermati Prospek dan Rekomendasi Saham Industri Semen Adapun saham TMPO mencatat kenaikan paling tinggi dalam periode lima hari, yakni sebesar 48,24%, dengan harga berada di level Rp 252 pe...

IHSG Ambruk 5,91% ke 7.828 Sesi I, Top Losers LQ45: BUMI, EXCL & AMRT, Kamis (29/1)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam siang ini setelah sempat trading halt saat IHSG anjlok 8% di awal perdagangan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG anjlok 5,91% atau terpangkas 492 poin ke level 7.828,47  pada perdagangan sesi I, Kamis (29/1/2026).

IHSG tertekan penurunan seluruh indeks sektoral.

Sektor yang turun paling dalam adalah energi 8,04%, disusul barang baku 7,81%, properti dan real estate 7,52%, barang konsumer non primer 7,38% serta teknologi 6,86%.

Total volume perdagangan saham di BEI siang ini mencapai 42,9 miliar dengan nilai transaksi Rp 32,7 triliun. 

Sebanyak 720 saham turun jadi pemberat indeks, dan 65 saham lainnya menguat serta 22 saham stagnan.

Top Losers di LQ45 adalah:
1. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 14,97% ke Rp 250 per saham
2. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) 14,92% ke Rp 3.250 per saham
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) 13,83% ke Rp 1.495 per saham

Top gainers di LQ45 adalah
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 0,28% ke Rp 3.600 per saham 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini