Siapkan Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham

  PT United Tractors Tbk ( UNTR ) berencana melakukan pembelian kembali ( buyback ) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun . Perkiraan jadwal buyback saham UNTR berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026 . UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham juga tidak akan berkurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. "Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham, perusahaan akan menggunakan dana internal perusahaan dan bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum," tulis Manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026). Pihak UNTR berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan. Sebab, UNTR memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk membiayai buyback saham dan membiayai ke...

Bursa Asia Bergerak Terbatas Selasa (20/1) Pagi, Isu Greenland Bikin Pasar Was-Was

 

Pergerakan pasar saham Asia-Pasifik cenderung terbatas pada perdagangan Selasa (20/1), seiring investor mencermati kembali ancaman tarif Amerika Serikat (AS) yang dikaitkan dengan isu Greenland.

Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran akan semakin lebarnya jarak hubungan antara Washington dan negara-negara Eropa.

Sejumlah negara Eropa dilaporkan tengah membahas opsi tarif balasan hingga langkah-langkah ekonomi represif lainnya, sebagai respons atas ancaman tarif baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Langkah ini berpotensi memperkeruh hubungan diplomatik terkait Greenland.

Trump pada Sabtu lalu mengumumkan bahwa ekspor dari delapan negara Eropa akan dikenakan tarif awal sebesar 10% mulai 1 Februari, dan meningkat hingga 25% pada 1 Juni apabila perundingan gagal menghasilkan kesepakatan yang memungkinkan Amerika Serikat mengambil alih kendali Greenland.

Wilayah tersebut merupakan pulau semi-otonom di bawah Denmark yang kaya akan sumber daya mineral.

Di kawasan Asia, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.640, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir indeks Hang Seng di posisi 26.563,9.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan di Jepang setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan pada Senin bahwa ia berencana membubarkan parlemen dan menggelar pemilihan umum lebih awal (snap election) pada 8 Februari mendatang.

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 0,7%, sementara indeks Topix turun 0,52%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi terkoreksi 0,41%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bergerak stagnan.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,46%.

Sementara itu, kontrak berjangka saham Amerika Serikat mengindikasikan pembukaan yang melemah di Wall Street, seiring meningkatnya ketidakpastian pasar akibat pernyataan Trump yang semakin agresif terkait Greenland.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Senin (3/3) Usai IHSG Terjun ke 6.270