Siapkan Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham

  PT United Tractors Tbk ( UNTR ) berencana melakukan pembelian kembali ( buyback ) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun . Perkiraan jadwal buyback saham UNTR berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026 . UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham juga tidak akan berkurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. "Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham, perusahaan akan menggunakan dana internal perusahaan dan bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum," tulis Manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026). Pihak UNTR berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan. Sebab, UNTR memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk membiayai buyback saham dan membiayai ke...

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp 16.953 Per Dolar AS, Mata Uang Asia Bervariasi

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat walau akhirnya kembali melemah pada awal perdagangan hari ini. Kamis (15/1/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.953 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat tipis 0,02% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.056 per dolar AS. Namun, rupiah akhirnya tergelincir ke Rp 16.958 per dolar AS.

Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,51%.

Selanjutnya ada baht Thailand yang melesat 0,43% dan peso Filipina yang menanjak 0,23%. Disusul, yen Jepang yang terkerek 0,11%.

Berikutnya, dolar Hongkong yang naik 0,02% dan dolar Singapura terlihat menguat tipis 0,008% di pagi ini.

Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,06%.

Kemudian ada yuan China dan ringgit Malaysia yang sama-sama melemah 0,05% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Senin (3/3) Usai IHSG Terjun ke 6.270