Prospek Saham Rumah Sakit di 2026: Cek Pendorong Kinerja & Tantangan Tersembunyi

  Prospek emiten sektor rumah sakit pada tahun 2026 diperkirakan tetap cerah seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan dan ekspansi jaringan rumah sakit yang masih berlanjut. Head Research Korea Invesment and Sekuritas Indonesia (KISI) Muhammad Wafi mengatakan, peningkatan volume pasien, baik dari segmen BPJS maupun pasien privat, akan menjadi pendorong utama kinerja sektor ini.  Selain itu, ekspansi rumah sakit turut meningkatkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi memberikan sentimen positif terhadap pergerakan saham emiten rumah sakit seperti PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ). “Peningkatan volume pasien serta ekspansi akan mengerek tingkat keterisian tempat tidur (BOR). Hal ini langsung mendongkrak margin profitabilitas dan laba,” ujar Wafi kepad...

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.879 Per Dolar AS Hari Ini (13/1), Asia Terkoreksi

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini. Selasa (13/1/2026), rupiah dibuka di level Rp 16.879 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,14% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.855 per dolar AS. Alhasil, rupiah sudah melemah untuk sembilan hari berturut-turut.

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia hampir seluruhnya melemah. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,41%.

Selanjutnya ada won Korea Selatan yang ambles 0,34% dan yen Jepang yang tertekan 0,22%. Disusul, dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12%.

Berikutnya, peso Filipina dan dolar Singapura yang terapresiasi, masing-masing 0,06% dan 0,05%. Lalu ada yuan China yang tergelincir 0,04%.

Kemudian dolar Hongkong terlihat melemah tipis 0,02% terhadap the greenback.

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang yang menguat setelah naik 0,1% di pagi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025