Sempat Menghijau di Pembukaan, IHSG Hari Ini Berbalik Arah ke Zona Merah

 Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada awal perdagangan saham hari ini, Selasa (7/7/2026). Namun tidak lama kemudian, indeks harus menghadapi tekanan pasar. Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke level 5.933,57 dari penutupan perdagangan kemarin di angka 5.916,07. Saat dipantau pada pukul 09.05 WIB, IHSG sudah berbalik arah ke zona merah dengan melemah tipis 0,09% ke posisi 5.910,12. Berbeda dengan indeks utama, indeks saham LQ45 terpantau berada di zona hijau dengan kenaikan sebesar 0,60% ke level 587. Secara umum, sebagian besar indeks saham acuan lainnya juga bergerak menghidupkan zona hijau. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.943,53 dan level terendah di 5.903,45. Tercatat sebanyak 278 saham menguat, 159 saham melemah, dan 229 saham bergerak stagnan atau diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 94.751 kali dengan volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham. Nilai transak...

Siapkan Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham

 

PT United Tractors Tbk (UNTR) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun. Perkiraan jadwal buyback saham UNTR berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026.

UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham juga tidak akan berkurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan.

"Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham, perusahaan akan menggunakan dana internal perusahaan dan bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum," tulis Manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026).

Pihak UNTR berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan. Sebab, UNTR memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk membiayai buyback saham dan membiayai kegiatan usaha perusahaan.

Selain memberi keyakinan kepada investor atas nilai saham UNTR secara fundamental, aksi buyback saham ini diharapkan dapat menstabilkan harga saham emiten tersebut dalam kondisi pasar yang fluktuatif.

"Pembelian kembali saham juga memberikan fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengelola modal jangka panjang di mana saham treasuri dapat dijual pada masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika perusahaan memerlukan penambahan modal," pungkas Manajemen UNTR.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)