Siapkan Rp 2 Triliun, United Tractors (UNTR) Bakal Buyback Saham

  PT United Tractors Tbk ( UNTR ) berencana melakukan pembelian kembali ( buyback ) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 2 triliun . Perkiraan jadwal buyback saham UNTR berlangsung pada 22 Januari sampai 15 April 2026 . UNTR juga memastikan bahwa jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. Jumlah saham free float setelah pelaksanaan buyback saham juga tidak akan berkurang dari 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan. "Dalam pelaksanaan pembelian kembali saham, perusahaan akan menggunakan dana internal perusahaan dan bukan dari pinjaman atau dana hasil penawaran umum," tulis Manajemen UNTR dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026). Pihak UNTR berkeyakinan bahwa pelaksanaan buyback saham tidak akan berdampak negatif yang material terhadap kinerja operasional dan pendapatan perusahaan. Sebab, UNTR memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk membiayai buyback saham dan membiayai ke...

Ganti Haluan Bisnis, Leyand International (LAPD) Rombak Susunan Direksi dan Komisaris

 

PT Leyand International Tbk (LAPD) resmi memulai babak baru di bawah kendali PT JSI Sinergi Mas menjadi perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas perusahaan holding dan jasa konsultasi manajemen. 

Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (14/01), para pemegang saham menyetujui perombakan total struktur kepemimpinan LAPD seiring dengan kehadiran pengendali saham baru. 

Pemegang saham resmi menangkat Jamal Abdul Nasir Bamadhaj sebagai direktur utama. Jamal Abdul Nasir merupakan pendiri alias founder sekaligus Direktur Utama PT JSI Sinergi Mas. 

Jamal menegaskan fokus jangka pendek LAPD adalah memantapkan performa operasional melalui efisiensi internal. Namun LAPD juga siap mengambil langkah agresif melalui strategi pertumbuhan non-organik.

"Sinergi dengan PT JSI Sinergi Mas akan memberikan nilai tambah instan bagi bottom line LAPD serta mempercepat pemulihan kinerja," tegasnya dalam RUPSLB, Rabu (14/1). 

Sejalan dengan transisi ini, PT JSI Sinergi Mas sebagai pengendali baru saat ini sedang dalam proses finalisasi Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer) atas 39,80% saham publik sesuai dengan regulasi OJK yang berlaku.

Tak hanya itu, RUPSLB juga mengangkat Sayid Muhammad Riyadh sebagai komisaris utama. Diketahui, Sayid punya pengalaman mendalam dalam tata kelola perusahaan serta pengawasan investasi skala besar.

Berikut ini susunan dewan komisaris dan direksi LAPD usai penutupan RUPSLB. 

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Sayid Muhammad Riyadh

Komisaris: Tan Siok Sing

Komisaris: Thauriq Anwar

Direksi

Direktur Utama: Jamal Abdul Nasir Bamadhaj

Direktur: Kiran Raj

Direktur: Hong Shieh Yung, Travis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Analis untuk Senin (3/3) Usai IHSG Terjun ke 6.270