Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Kredit Tumbuh 13,8 Persen, BCA Raup Laba Rp 23,2 T per Kuartal III 2021

 

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,2 triliun hingga kuartal III 2021, atau naik 15,8 persen secara year on year (YoY). Perolehan laba tersebut dipicu oleh kenaikan penyaluran kredit baru sebesar 13,8 persen YoY.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) juga tumbuh 21,0 persen YoY hingga akhir September 2021.

"Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus covid-19 di Indonesia, termasuk mengakselerasi program vaksinasi, sehingga aktivitas bisnis mulai menunjukkan pemulihan seiring peningkatan mobilitas," ungkapnya dalam Virtual Press Conference Paparan Kinerja BCA Triwulan III 2021, Kamis (21/10).

Jahja menyebut, penyaluran kredit baru tercatat lebih tinggi dibandingkan tingkat pelunasan (loan repayment). Sehingga, total kredit BCA tumbuh 4,1 persen YoY menjadi Rp605,9 triliun pada September 2021.

"Kemudian, penempatan pada obligasi korporasi juga tumbuh positif, naik 16,1 persen YoY. Secara keseluruhan, portofolio total kredit dan obligasi korporasi meningkat 4,5 persen YoY menjadi Rp 630,2 triliun," ungkapnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini