Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Bukti-bukti Viking Sampai Amerika Sebelum Columbus

 

Temuan terbaru mengarah pada simpulan suku Viking merupakan yang pertama sampai di Amerika Serikat (AS). Peneliti menyebut Viking sampai di tanah Amerika 500 tahun lebih dulu dibanding dengan Christopher Columbus.

Jejak aktivitas Viking di tanah Amerika terkuak dari sisa-sisa bangunan kayu di permukiman prasejarah dikenal dengan nama L'Anse aux Meadows.

Permukiman tersebut berada di ujung utara Peninsula, Newfoundland, Kanada. Arkeolog telah melakukan penelitian pada situs bersejarah tersebut sejak tahun 1960-an.

Penelitian terbaru yang diterbitkan Nature menunjukkan beberapa data yang dibutuhkan dalam memberi kejelasan pada isu ini.

Sebuah tim arkeolog yang dipimpin oleh Michael Dee dari Universitas Groningen, Belanda menyediakan bukti baru yang menunjukkan bahwa suku Viking aktif di L'Anse aux Meadows pada 1021, tepat seribu tahun yang lalu.

Dilansir dari Gizmodo, dalam sebuah surel, Dee menyimpulkan bahwa timnya adalah "yang pertama dan satu-satunya orang Eropa yang berad di Amerika sebelum Columbus" yang melintasi Atlantik pada 1492.

Kemampuan suku Viking dalam melaut yang sudah menjadi rahasia umum membawa mereka ke sejumlah wilayah. Pada abad ke-9, Viking disebut mencapai Islandia, kemudian sampai di Amerika Utara pada abad ke-11.

Meski begitu, tidak diketahui waktu pasti kapan Viking mencapai wilayah tersebut.

"Dalam upaya penanggalan situs arkeologis, kita perlu catatan tertulis kontemporer atau sejumlah artefak dalam jumlah besar yang bisa diletakkan dalam satu periode waktu yang pasti," kata Dee menjelaskan proses penanggalan yang memakan waktu lama.

"L'Anse aux Meadows tidak memenuhi kedua hal tersebut. Metode penanggalan sains terbaik kemungkinan adalah proses penanggalan radiokarbon, namun proses ini hanya dapat menyediakan data waktu dengan abad terdekat," tambahnya.

Untuk melakukan penanggalan pada situs tersebut, Dee dan koleganya menganalisis tiga buah kayu yang dikumpulkan dari situs tersebut, dan ketiganya berasal dari pohon yang berbeda.

Kayu-kayu tersebut diklaim sebagai sisa-sisa dari penebangan kayu hasil aktivitas suku Viking di L'Anse aux Meadows.

Simak penjelasan dari bukti Viking lebih dulu tiba di Amerika di halaman berikutnya..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)