Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Tol Cikampek-Jakarta Padat, Contraflow KM 65-47

 

Kepadatan arus lalu lintas di jalan tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Jakarta telah membuat Jasa Marga memberlakukan rekayasa lawan arus (contraflow) sejak Minggu (30/5) sore.

Berdasarkan keterangan yang diterima, rekayasa lalu lintas contraflow malam ini terhitung sejak pukul 18.55 WIB adalah dari KM 65+000 sampai dengan KM 47+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

"Dengan diberlakukannya contraflow, diharapkan dapat mencairkan kepadatan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta," demikian keterangan Jasa Marga yang diterima wartawan, Minggu (30/5) malam, sekitar pukul 21.20 WIB.

 

Contraflow sendiri sebetulnya telah dilakukan di ruas tol Japek sejak pukul 17.50 WIB untuk arah Jakarta. Hanya, pada rekayasa awal itu pemberlakuan contraflow hanya ada mulai KM 55+000 sampai dengan KM 47+000 arah Jakarta.

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar

sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di Tempat Istirahat (rest area).

"Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," demikian pesan Jasamarga.

Kemudian dalam keterangan selanjutnya, Jasa Marga memutuskan untuk menghentikan rekayasa lalu lintas model contraflow pada Minggu malam pukul 23.30 karena melihat kondisi arus kendaraan tol Japek arah Jakarta mulai terpantau normal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025