Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Truk Trailer di Jakarta Barat

 

Seorang remaja pejalan kaki berinisial KAJ (13) meninggal usai tertabrak truk trailer bernomor polisi B-9240-UEM di dekat Seasons City, Jalan Latumenten, Tambora, Jakarta Barat pada Senin (21/6) sekitar pukul 20.00 WIB.

Peristiwa ini bermula saat truk trailer yang dikemudikan EP melaju di Jalan Latumenten dari arah utara menuju ke selatan. Sesampainya di putaran Season City, kendaraan itu menabrak pejalan kaki saat akan memutar.

"Menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan dari arah barat menuju ke timur," kata Kanit Laka Lantas Wilayah Barat AKBP Agus dalam keterangannya, Selasa (22/6).

 

Agus menuturkan akibat kecelakaan itu pejalan kaki mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Mengalami luka di bagian kepala meninggal dunia di TKP, selanjutnya jenazah di evakuasi ke RSUD Tangerang," ujarnya.

Kata Agus, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk.

"Sedang kami periksa, sementara diduga sebagai tersangka," ucap Agus.

Lebih lanjut, Agus menuturkan kecelakaan ini diduga karena sopir truk berinisial EP itu tidak fokus berkendara saat hendak putar balik di putaran Season City.

"Pengemudi fokus ke arah kiri, karena mau putar balik," tuturnya.


Peristiwa kecelakaan ini turut beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @tmcpoldametro.

"#KecelakaanTruk B 9240 UEM dan Pejalan Kaki dekat Season City Jl. Latumenten, Jakarta Barat (arah ke Selatan), Senin (21/6) sekira pukul 20:00 WIB, korban tutup usia Keyla Amanda Julfanny (13 tahun) dan sudah dalam penanganan#Polri," demikian keterangan dalam unggahan itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025