Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Bitcoin Sentuh Harga Terendah dalam Hampir 10 Tahun Terakhir

 

Para investor ramai-ramai melepas aset kripto pada Mei ini menyebabkan penurunan harga bitcoin terburuk selama hampir dari 10 tahun terakhir secara bulanan.

Mengutip CNN Business, harga bitcoin anjlok 8 persen pada perdagangan Jumat (28/5). Secara akumulasi bulanan pada Mei ini koin sudah amblas 36 persen, terburuk sejak September 2011.

Setelah menyentuh harga US$64 ribu dan mencetak rekor tertinggi (all-time high) bitcoin pada April lalu, secara beruntun berbagai berita buruk menggerus harga bitcoin hingga akhir Mei.

 

Awalnya Pendiri Tesla Elon Musk lewat akun Twitternya menyatakan tidak lagi menerima jual beli mobil Tesla dengan bitcoin. Alasannya karena ia khawatir penambangan uang kripto akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

Walau Musk mulai melunak setelah bertemu dengan pendiri MycroStrategy Muchael Saylor, namun kabar buruk juga datang dari China dan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Diketahui, pemerintahan Xi Jinping melarang lembaga keuangan di negaranya melayani transaksi cryptocurrency.

Selain itu, pemerintahan Presiden AS Joe Biden juga mengumumkan pengetatan pelaporan transaksi aset kripto. Kementerian Keuangan AS menyatakan bakal memberlakukan pajak berat dalam transaksi bitcoin.

Mei 2021 menjadi bulan yang berat untuk berbagai investor kripto. Tak hanya bitcoin, aset lainnya seperti binance coin, XRP, dan polkadot juga mengalami penurunan tajam bulan ini.

Sedangkan ethereum, koin kedua terbesar setelah bitcoin, menjadi tualng punggung aset kripto dan hanya mengalami koreksi sebanyak 6 persen.

Koin lain yang disebut sebagai koin stabil seperti tether dan USD coin terbukti tidak mengecewakan dengan performa relatif datar selama Mei ini.

"Mudah kalau menjadi investor kripto, tapi sangat sulit sebagai trader kripto. Volatilitas sangat tinggi dan bisa menghancurkan dengan sangat mudah," kata CEO Blockchain.com, Peter Smith.

Naik turun dalam aset kripto bukan hal baru, harga bitcoin terjun bebas dari US$20 ribu per koin pada 2017, menjadi US$3.500 per koin pada 2019.

Sebelum itu, pada 2011, bitcoin juga pernah hancur-hancuran dari Agustus hingga Oktober 2011, kala itu harga bitoin sempat mencapai US$2 per keping.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini