Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Biden Batalkan Pencabutan Larangan Masuk ke AS Terkait Corona

 

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, membatalkan keputusan pendahulunya, Donald Trump, dan kembali menerapkan larangan masuk bagi penduduk dari sejumlah negara di dunia untuk berkunjung ke AS akibat virus corona (Covid-19).

Dalam aturan terbaru itu, Biden turut melarang penduduk Afrika Selatan, Brasil, Inggris dan Irlandia datang ke AS untuk sementara waktu.

Dilansir Associated Press, Senin (25/1), Biden melarang penduduk Afrika Selatan berkunjung untuk sementara karena di negara itu tengah terjadi penyebaran virus corona jenis baru.

 

Padahal, Trump memutuskan mencabut larangan kunjungan warga negara asing itu sehari sebelum Biden dilantik, yakni pada 19 Januari lalu.

Pada pekan lalu, Biden juga menerbitkan keputusan presiden yang mewajibkan pendatang asing menjalani karantina saat tiba di AS.

Biden juga mewajibkan penduduk AS berusia 2 tahun atau lebih untuk menyertakan hasil pemeriksaan yang menyatakan mereka negatif Covid-19 tiga hari sebelum berangkat.

Negara-negara yang sampai saat ini penduduknya dilarang masuk ke AS akibat situasi pandemi Covid-19 adalah China (termasuk penduduk Hong Kong dan Makau), Iran, Brasil, Inggris, Austria, Belgia, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, dan Swiss.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)